Liputan6.com, Jakarta - Masalah sampah di Tangerang Selatan tampaknya masih belum usai meski status Tanggap Darurat Sampah sudah dicabut.
Berdasarkan pantuan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Selasa (6/1/2026), tumpukan sampah menggunung hampir menyamai atap pasar dan juga memakan badan jalan untuk lalu lintas kendaraan.
Advertisement
Banyak pengendara yang lewat harus lebih hati-hati, tak sedikit juga yang mencoba menutup hidung lantaran tak kuat dengan bau tak sedap yang ditimbulkan.
Tumpukan sampah juga terpantau di Jalan Aria Putra dekat dengan Pasar Ciputat. Hingga membuat warga tak nyaman dengan bau busuk yang dihasilkan.
Diketahui, Pemerintah Kota Tangsel juga sempat menetapkan Status Tanggap Darurat Sampah pada 23 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin, menyatakan, Pemkot Tangsel saat ini tengah mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mempercepat proses pengangkutan di lokasi-lokasi yang sempat mengalami penumpukan.
"Pemerintah Kota Tangerang Selatan bekerja tanpa henti di lapangan untuk memastikan kondisi kota terkendali. Kami memberikan prioritas penuh pada titik-titik yang berdampak langsung terhadap aktivitas warga dan kelancaran lalu lintas agar kebersihan lingkungan kembali pulih secepatnya," tegas dia.




