Jakarta, IDN Times - Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyatakan keprihatinan serius atas teror dan ancaman yang dialami sejumlah aktivis dan influencer yang bersuara kritis, terkait penanganan bencana ekologis di wilayah Sumatra.
Ancaman tersebut dialami oleh Iqbal Damanik dari Greenpeace, influencer Sherly Annavita Rahmi, serta Ramon Deny Adam atau D.J. Donny, dalam beberapa hari terakhir.
Wakil Ketua Komnas Perempuan, Dahlia Madanih, menegaskan bahwa segala bentuk ancaman dan teror merupakan pelanggaran terhadap hak warga negara dalam menyampaikan pendapat.
“Tindakan tersebut merupakan perbuatan yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, pemerintah dan aparat penegak hukum penting menindaklanjuti penyelidikan secara serius serta memastikan perlindungan keamanan dan sosial bagi seluruh warga negara, agar peristiwa serupa tidak terulang kembali kepada siapa pun," kata dia dalam keterangannya, Selasa (6/1/2026).




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5466948/original/083045600_1767858907-Longsor_Tangerang.jpg)