Di Tengah Kemarahan Warga, Pemimpin Tertinggi Iran Susun Rencana Kabur

idntimes.com
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta, IDN Times – Tekanan ekonomi yang berkepanjangan membuat kemarahan publik di Iran kian meluap seiring daya beli masyarakat terus jatuh. Situasi tersebut mendorong aksi protes anti-pemerintah membesar dengan peran dominan generasi muda. Dari keluhan rutin soal anjloknya nilai mata uang, inflasi yang menembus 40 persen, serta kenaikan harga bahan bakar bersubsidi, unjuk rasa kemudian meluas ke berbagai daerah dan diwarnai slogan politik keras seperti “Mati bagi diktator” yang sebelumnya dianggap tabu.

Di tengah eskalasi itu, surat kabar Inggris The Times pada Minggu (4/1/2026) mengungkap laporan intelijen yang menyebut Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, berusia 86 tahun, telah menyiapkan skenario darurat untuk meninggalkan Teheran.

Skema tersebut disebut hanya melibatkan lingkaran sangat terbatas, sekitar 20 orang, yang mencakup para pembantu inti, keluarga, serta putranya Mojtaba yang kerap dipandang sebagai kandidat penerus. Rencana itu akan dijalankan apabila aparat keamanan gagal mengendalikan demonstrasi atau justru berpihak kepada massa.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cak Ji Akui Keliru Soal Madas: Saya Mohon Maaf Khilaf
• 16 jam lalugenpi.co
thumb
Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam dan Antam Retro Hari Ini Melonjak
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Satu Korban KM Putri Sakinah Belum Ditemukan, Gubernur NTT Ungkap Kemungkinan Perpanjangan Pencarian
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Retret Hambalang Bahas Gaza, Prabowo Matangkan Rencana Kirim Pasukan Perdamaian TNI
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Sinopsis ASMARA GEN Z SCTV Episode 413, Hari Ini Rabu 7 Januari 2026: Keputusan Mayang Picu Ketegangan
• 11 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.