Gara-Gara Tabrakan, Preman Kampung yang Lagi Mabuk Tusuk Pria di Bandung Barat

republika.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

Berawal dari Kecelakaan, Preman Kampung Tusuk Pria di Bandung Barat

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Seorang pria berinisial AS (43 tahun), asal Desa Kertajata, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, ditusuk preman kampung yang sedang mabuk. Usai kejadian, pelaku yang menerima laporan kejadian penganiayaan itu langsung menangkap pelaku.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Insiden penusukan itu terjadi pada Ahad (4/1/2026) di Kampung Kebon Kalapa, RT 03/01, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, KBB sekitar pukul 15.40 WIB. Kasus itu diawali kecelakaan lalu lintas hingga membuat pelaku secara brutal menganiaya korban.

"Betul ada kejadian penganiayaan berupa penusukan menggunakan senjata tajam. Sudah kita amankan pelakunya," kata Kapolsek Padalarang, AKP Kusmawan saat dikonfirmasi, Selasa (7/1/2026).

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Kejadian bermula ketika korban yang sedang berada di rumahnya itu dihubungi kerabatnya yang memberikan kabar keponakannya mengalami kecelakaan lalu lintas setelah bersinggungan dengan sepeda motor pelaku yang diketahui bernama Niki Adi Pratama (42). Setelah itu korban mendatangi rumah keponakannya.

"Dan di sana sudah ada korban kecelakaan di antaranya keponakan korban dan pelaku. Setelah itu korban membawa kendaraan ke bengkel berikut kendaraan pelaku," ujar Kusmawan.

Namun saat berada di bengkel, pelaku yang dalam keadaan mabuk karena pengaruh minum-minuman keras itu malah meminta ganti rugi kepada korban dengan memaksa, tapi ditolak. Pelaku tiba-tiba mengeluarkan sebilah pisau yang disimpan di dalam baju.

"Kemudian menusukan pisau tersebut ke arah perut korban namun ditangkis sehingga mengenai telapak tangan sebelah kiri yang mengakibatkan luka sobek. Setelah itu korban langsung dibawa ke rumah sakit dan pelaku yang panik diamankan warga," ungkap Kusmawan.

Menerima laporan tersebut, polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung membawa pelaku serta barang bukti berupa pisau ke Polsek Padalarang. "Sudah jadi tersangka dan sudah dilakukan penahanan," ucapnya.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dokter Richard Tidak Sehat
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Guru Besar UGM Nilai Aparat Sulit Independen dalam Pasal Penghinaan Presiden
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
10 Jam Diperiksa, Wagub Babel Hellyana Dicecar 25 Pertanyaan soal Kuliah
• 15 jam lalukompas.com
thumb
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia pada Kamis
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Wagub Babel Usai Diperiksa 10 Jam di Bareskrim Terkait Ijazah Palsu: Curhat Jejak Akademiknya
• 15 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.