Rais Syuriyah Akui Kembali ke Masa NU Belum Terbentuk Saat Kegiatan Napak Tilas di PWNU Kaltim

tvonenews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur (PWNU Kaltim), Ali Cholil menyampaikan refleksi mendalam usai memimpin rombongan Napak Tilas Isyarah Pendirian Nahdlatul Ulama di Jawa Timur. 

Dalam catatannya, Ali Cholil menggambarkan perjalanan spiritual tersebut bukan sekadar perpindahan fisik melainkan sebuah pengalaman batin berupa masuk lorong waktu kembali ke Tahun 1924 saat masa sebelum NU terbentuk secara struktural.

Kegiatan napak tilas ini merupakan inisiatif PWNU Kaltim dalam menyongsong peringatan satu abad NU versi Miladiyah yang direncanakan digelar pada 31 Januari 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Namun, dalam pelaksanaannya rombongan PWNU dan PCNU se-Kaltim merasakan dinamika di lapangan di mana kehadiran mereka sering kali luput dari perhatian seremonial. 

Ali Cholil justru mengambil hikmah spiritual yang kuat serta menganggap ketidakhadiran sambutan formal tersebut sebagai teguran sejarah untuk kembali pada esensi pengabdian (khidmah) murni.

Ali Cholil menegaskan bahwa IKN pantas menjadi simbol masa depan NU, melengkapi Jawa Timur sebagai kota lahir dan kenangan.

"Kami memang tidak berada di tahun 2026. Kami terdampar di tahun 1924. Di tahun itu, belum ada struktur NU, belum ada PWNU, belum ada PCNU, belum ada panitia yang ada hanyalah santri, kepatuhan, dan amanah," ungkap Ali Cholil dalam pernyataan tertulisnya, Jakarta, Selasa (6/1/2026).

Ia menambahkan bahwa situasi tersebut mengingatkannya pada posisi para perantara sejarah yang sering kali bekerja dalam sunyi tanpa panggung sebagaimana peran Kyai As’ad dahulu.

"Maka wajar jika kami tidak terlihat, terlupakan, dan terabaikan karena di tahun 1924, yang penting bukan siapa yang hadir, tetapi apa yang diantarkan," pungkasnya.(raa)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Purbaya Terbitkan Aturan Barang Impor Mengendap Bisa Dilelang
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Keterbatasan Armada Jadi Penyebab Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Hangzhou Gaet Wisatawan Indonesia Lewat Warisan Peradaban 5.000 Tahun
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kesaksian Ammar Zoni soal Tuduhan Edarkan Narkoba di Rutan Salemba
• 2 jam laluinsertlive.com
thumb
Merealisasikan Mimpi Besar Koperasi Merah Putih
• 9 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.