REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Kedutaan Besar (Kedubes) Palestina untuk Inggris di London telah diresmikan pada Senin (5/1/2026). Inggris diketahui sudah mengakui negara Palestina pada September 2025 lalu. Acara peresmian menjadi momen bersejarah bagi perjuangan Palestina.
Sebelum berganti status, gedung Kedubes Palestina di London merupakan kantor Misi Palestina untuk Inggris. Peresmian pembukaan kedutaan dilakukan langsung oleh Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Inggris, Husam Zomlot.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- Kemenhub Bekukan Izin Cahaya Trans Selama 12 Bulan Buntut Kecelakaan Tol Krapyak
- Pemerintah Segera Luncurkan Proyek 'Waste to Energy' di 34 Titik
- Muhaimin Iskandar Tegaskan Kelakar Prabowo Tidak Berarti Serius
Dalam pidatonya kepada para pejabat senior Inggris, anggota korps diplomatik, dan perwakilan komunitas Palestina, Zomlot, atas nama presiden dan rakyat Palestina, mengucapkan terima kasih kepada rakyat serta pemerintah Inggris. Zomlot mengatakan, peresmian Kedubes Palestina di London merupakan buah perjuangan selama satu abad.
“Ini adalah hari harapan, hari keteguhan, dan hari yang mengingatkan dunia bahwa perdamaian tidak hanya mungkin, tetapi juga tak terhindarkan, ketika berakar pada keadilan, martabat, dan kesetaraan,” ujar Zomlot, dikutip laman Middle East Monitor.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Dia menyebut peresmian Kedubes Palestina di London sebagai pengakuan atas hak rakyat Palestina yang tak dicabut untuk memperoleh kedaulatan dan kesetaraan di antara bangsa-bangsa. "Kedutaan ini merupakan bukti bahwa identitas kami tidak dapat disangkal, keberadaan kami tidak dapat dihapus, dan hidup kami tidak dapat diremehkan,” ucapnya.
Menurut Zomlot, bagi suatu bangsa yang ditolak haknya untuk menentukan nasib sendiri selama lebih dari satu abad, peresmian kedutaan di London merupakan momen monumental bagi Palestina. “Hari ini, komunitas Palestina di Inggris memiliki rumah kedua – sepotong Palestina di tanah Inggris,” ujarnya.
Dalam pidatonya, Zomlot menegaskan kembali komitmen Palestina terhadap perdamaian yang adil dan abadi berdasarkan hukum internasional. Dia pun menyerukan pengakhiran pendudukan Israel atas Palestina dan pemenuhan hak-hak pengungsi Palestina.
Tahun lalu, sejumlah negara Barat dan Eropa, termasuk Inggris, memutuskan mengakui negara Palestina. Pengakuan Inggris terhadap Palestina disampaikan langsung Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Dalam pernyataan yang dirilis pada 21 September 2025, Starmer menyinggung tentang janjinya untuk mengakui kemerdekaan Palestina. Janji itu dilontarkan Starmer pada Juli 2025. Menurutnya, sudah tiba waktunya memenuhi janji tersebut.
"Hari ini, untuk menghidupkan kembali harapan perdamaian dan solusi dua negara, saya menyatakan dengan jelas sebagai perdana menteri negara besar ini, bahwa Inggris secara resmi mengakui negara Palestina," kata Starmer.
Inggris mengakui negara Palestina ketika konflik antara Israel dan Hamas masih berlangsung di Jalur Gaza. Selain Inggris, terdapat sejumlah negara lainnya yang mengakui negara Palestina tahun lalu, antara lain Kanada, Australia, Prancis, dan Portugal.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)



