Manusia Kawin Campur dengan Spesies Lain, Umur Anak Hanya 5 Tahun

cnbcindonesia.com
1 hari lalu
Cover Berita
Foto: Skhul Cave (Pixabay)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perkawinan campur antara spesies manusia, yakni Homo sapiens dengan Neanderthal, diungkap melalui temuan fosil tengkorak di Israel.

Persilangan antarspesies tersebut diketahui telah terjadi lebih dari 100.000 tahun lebih awal dibandingkan dengan yang sebelumnya dipercaya.

Fosil tengkorak anak berusia sekitar lima tahun yang ditemukan di Israel dianalisis oleh tim peneliti dari Universitas Tel Aviv serta National Centre for Scientific Research asal Prancis. Tim peneliti mengumumkan hasil analisis itu sebagai terobosan besar untuk dunia.


Pasalnya, temuan mereka adalah bukti paling "tua" tentang percampuran antara manusia dengan spesies homonin lain.

Para peneliti menyatakan fosil tengkorak anak yang ditemukan 90 tahun lalu di Gua Skhul di Gunung Carmel adalah fosil manusia "tertua" yang memiliki karakteristik Neanderthal dan Homo sapiens.

Pilihan Redaksi
  • Tanda Kiamat Ditemukan di Flores, Manusia Lenyap Tanpa Bekas
  • Bank Diserang Gila-gilaan, China Makin Ganas
  • Ciptakan Asal Usul Kehidupan, Peneliti Jepang Buktikan Sumbernya

Ini adalah hasil temuan terbaru dari berbagai laporan tentang bukti persilangan antara manusia modern dan Neanderthal.

Hasil penelitian tim dari Tel Aviv dan Prancis membuktikan bahwa migrasi nenek moyang manusia modern keluar dari Afrika terjadi jauh lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya. Gelombang migrasi Homo sapiens juga terjadi berulang kali dalam ratusan tahun, bukan sebuah peristiwa besar yang terjadi dalam satu periode.

Dalam studi yang diterbitkan pada 2024, jejak Neaderthal baru ditemukan di DNA Homo sapiens yang hidup dalam 50.000 tahun terakhir. Artinya, kelompok Homo sapiens yang kawin campur dan fosil anaknya ditemukan di Gua Skhul, bukan nenek moyang manusia modern yang menyebar ke seluruh dunia.

"Studi genetika dalam satu dekade terakhir menunjukkan bahwa kedua kelompok bertukar gen," kata Israel Hershkovitz dari Universitas Tel Aviv.

"Sampai hari ini, 40.000 tahun setelah Neanderthal terakhir punah, bagian dari genom kita, 2 hingga 6 persen, berasal dari Neanderthal. Namun, pertukaran ini terjadi jauh setelahnya, antara 60.000 hingga 40.000 tahun silam. Fosil ini, usianya 140.000 tahun."

Peneliti menyatakan fosil merupakan keturunan dari orang tua Neanderthal dan Homo sapiens karena karakteristik yang unik yaitu bentuk tengkoraknya bulat menyerupai manusia modern dengan rahang dan struktur telinga serupa Neanderthal.

Sekedar informasi, Neanderthal adalah spesies homonin yang berevolusi di Eropa dan diperkirakan migrasi ke wilayah yang kini diklaim Israel, sekitar 70.000 tahun lalu. Namun, Hershkovitz dan tim berhasil membuktikan bahwa Neanderthal sudah hidup di Israel sejak 400.000 tahun lalu.

Kedua spesies kemudian bertemu di Nesher Ramla sebuah situs arkeologi di wilayah Israel, sekitar 200.000 tahun lalu. Beberapa dari mereka berkembang biak dengan spesies lainnya.

"Fosil yang kami pelajari adalah bukti paling awal perkawinan antara Neanderthal dan Homo sapiens," kata Hershkovitz.

Temuan anak hasil kawin campur antara manusia modern dan Neanderthal pernah ditemukan juga di Portugal pada 1998. Tengkorak yang diberi nama "anak Lembah Lapedo" tersebut berusia 28.000 tahun, 100.000 tahun lebih "muda" dari fosil anak dari gua Skhul.


(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:
Video: RI Bangun Pemerintahan Digital, Komdigi Ungkap Strateginya!

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Antusiasme Tinggi, Tiket Persib vs Persija Ludes Terjual
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Perintahkan Percepat Pembangunan Kampung Nelayan & Produksi Kapal
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Bikin Blunder Bareng Jay Idzes, CEO Sassuolo Ambil Keputusan soal Masa Depan Tarik Muharemovic
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
[FULL] Berapi-api! Presiden Prabowo Umumkan Indonesia Swasembada Pangan
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
BNPT Dorong Presiden Teken Perpres Status Terorisme Indonesia
• 10 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.