Lebih dari 200.000 Orang Gunakan Kereta Api di Daop 3 Cirebon selama Nataru

bisnis.com
1 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, CIREBON - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebutkan, Cirebon kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu simpul mobilitas terpenting di Pulau Jawa selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). 

Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, volume penumpang kumulatif selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 276.816 orang.

Dari jumlah tersebut, 137.387 penumpang tercatat naik dan 139.429 penumpang turun di stasiun-stasiun wilayah Cirebon. 

Lonjakan tertinggi terjadi pada 28 Desember 2025 dengan 18.436 penumpang, disusul puncak arus balik pada 4 Januari 2026 yang mencapai 18.691 penumpang.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Pola ini memperlihatkan pergerakan masyarakat yang terpusat pada akhir pekan panjang dan menjelang berakhirnya libur, mengindikasikan tekanan signifikan pada sistem transportasi regional.

Dalam satu hari operasional, terdapat 126 perjalanan kereta reguler dan 34 perjalanan kereta tambahan yang melayani naik turun penumpang di Stasiun Cirebon dan Cirebon Prujakan.

Baca Juga

  • Cirebon Diincar Perusahaan Sawit, Pemerintah Siap Awasi Lahan Warga
  • Perkebunan Sawit di Cirebon Bikin Geger, Pemkab Ganti jadi Mangga Gincu
  • Inflasi Cirebon Desember 2025 Capai 2,86%, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama

Total selama 18 hari, Daop 3 Cirebon mengoperasikan 2.906 perjalanan kereta. Angka ini mencerminkan tingginya intensitas lalu lintas kereta di wilayah yang menghubungkan jalur utara Jakarta–Semarang dengan jalur selatan menuju Purwokerto dan Yogyakarta.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibuddin, menyebutkan bahwa tingginya frekuensi perjalanan ini sejalan dengan tingkat keterisian kursi yang melampaui kapasitas.

Dari total 74.988 tempat duduk yang tersedia, tiket terjual mencapai 81.266 atau setara 110%. Kondisi ini terjadi karena pola naik turun penumpang yang dinamis di berbagai stasiun, menandakan pergerakan jarak menengah dan pendek yang padat. 

"Fenomena ini menjadi sinyal kuat kalau kebutuhan mobilitas di kawasan Ciayumajakuning tidak lagi bersifat musiman, tetapi telah menjadi bagian dari rutinitas ekonomi," ujar Muhibuddin, Selasa (6/1/2026).

Dari sisi performa layanan, ketepatan waktu keberangkatan tercatat 100 persen dan ketepatan kedatangan 97,17%.

Seluruh perjalanan selama masa Nataru dilaporkan berjalan tanpa insiden kecelakaan. Capaian ini penting dalam konteks ekonomi, karena keterlambatan transportasi publik berimplikasi langsung pada biaya logistik, produktivitas tenaga kerja, serta kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik.

Distribusi penumpang juga memperlihatkan konsentrasi aktivitas ekonomi. Stasiun Cirebon mencatat volume tertinggi dengan 115.981 penumpang, diikuti Cirebon Prujakan 45.689 penumpang, Jatibarang 37.260 penumpang, Brebes 28.422 penumpang, dan Haurgeulis 18.982 penumpang.

Dominasi stasiun-stasiun ini mengindikasikan koridor Cirebon–Indramayu–Brebes sebagai kantong mobilitas utama yang menopang pergerakan tenaga kerja, perdagangan, dan wisata domestik.

Muhibuddin menyebutkan, kondisi tersebut sekaligus menyingkap tantangan struktural. Tingginya okupansi dan kepadatan perjalanan mengisyaratkan potensi tekanan pada infrastruktur jika tidak diimbangi peningkatan kapasitas dan kualitas layanan.

Tanpa penguatan jaringan transportasi, risiko bottleneck dapat menghambat arus barang dan manusia, yang pada akhirnya menekan daya saing ekonomi daerah.

"Cirebon tidak lagi sebatas kota persinggahan, melainkan telah berkembang menjadi simpul strategis dalam rantai mobilitas Jawa. Bagi pembuat kebijakan, realitas ini menjadi sinyal bahwa investasi infrastruktur transportasi di Cirebon bukan pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga kelancaran ekonomi regional," ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pilrek Unhas Berlangsung 14 Januari di Kampus Unhas Jakarta
• 2 jam laluharianfajar
thumb
IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan hingga 9.077, Cek Analisa Empat Saham Ini
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Wakil Ketua MPR Minta Daerah Siap Hadapi Masa Transisi Jelang Implementasi Proyek Waste to Energy
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Mudik Gratis Lebaran 2026 Kapan Dibuka? Siap-Siap Pemprov Jateng Bakal Buka Februari
• 5 jam laludisway.id
thumb
Richard Lee Jalani Pemeriksaan Perdana Sebagai Tersangka
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.