GenPI.co - Pelatih Sassuolo Fabio Grosso buka suara soal blunder fatal yang dilakukan Jay Idzes saat melawan Juventus.
"Kami harus belajar dari situasi sulit seperti ini. Di sinilah proses bertumbuh dimulai. Kami harus lebih cerdas saat bertahan dan mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk pertandingan berikutnya," tutur Grosso dikutip dari laman resmi klub, Rabu (7/1).
Sassuolo menjamu Juventus pada pekan ke-19 Serie A Italia 2025/26, Rabu (7/1) dini hari WIB.
Bertanding di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Sassuolo dibantai Juventus dengan skor telak 0-3.
Jay Idzes dan rekan-rekannya sejatinya mencoba tampil disiplin sejak menit awal.
Namun, kualitas dan pengalaman Juventus membuat Sassuolo kesulitan mengembangkan permainan.
Tiga gol kemenangan Bianconeri tercipta melalui gol bunuh diri Tarik Muharemovic pada menit ke-16, disusul gol Fabio Miretti pada menit ke-62, serta Jonathan David semenit berselang.
Gol ketiga Juventus menjadi sorotan karena berawal dari kesalahan fatal di lini belakang Sassuolo.
Jay Idzes yang dipercaya mengawal pertahanan, melakukan blunder dengan backpass ke arah penjaga gawang.
Namun, umpan tersebut sangat lemah dan mampu dibaca dengan baik oleh Jonathan David, yang kemudian mencuri bola dan mencetak gol tanpa kesulitan.
Menanggapi hasil tersebut, Fabio Grosso mengakui bahwa rencana permainan Sassuolo tidak berjalan optimal ketika menghadapi tim sekelas Juventus.
Dia menilai, kesalahan kecil saat melawan tim elite bisa langsung berujung hukuman mahal.
"Juventus memiliki kualitas bertahan dengan baik dan mampu melukai kami secara instan. Kami seharusnya bisa menghindari kesalahan-kesalahan seperti itu," ujar Grosso,
Kemenangan atas Sassuolo membuat Juventus kembali naik ke posisi empat klasemen sementara Serie A Italia dengan koleksi 36 poin.
Sementara itu, Sassuolo harus turun satu tingkat ke peringkat 11 dengan raihan 23 poin.(*)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:



