Startup ketenagakerjaan Pintarnya memperoleh fasilitas kredit US$ 14 juta atau Rp 234,8 miliar (kurs Rp16.740 per US$) dari January Capital.
Fasilitas kredit itu dilengkapi pembiayaan Seri A Pintarnya US$ 16,7 juta atau Rp 280 miliar yang diraih pada Agustus 2025. Investasi ini dipimpin oleh Square Peg dengan partisipasi Vertex Ventures Asia Tenggara dan India, serta East Ventures.
Dengan tambahan fasilitas kredit itu, maka startup Pintarnya meraih total pendanaan Seri A US$ 30 juta lebih
Startup Pintarnya Didirikan oleh Nelly Nurmalasari, Henry Hendrawan, dan Ghirish Pokardas pada tahun 2022. Pintarnya awalnya hadir sebagai platform pencarian kerja yang menyediakan lowongan terkurasi dengan dukungan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), termasuk fitur pembuatan CV bagi pencari kerja.
Seiring pertumbuhan bisnis, startup Pintarnya berevolusi menjadi ekosistem terintegrasi yang menghubungkan layanan ketenagakerjaan dan keuangan.
Saat ini, Pintarnya tercatat melayani lebih dari 10 juta pengguna dan bekerja sama dengan sekitar 40 ribu perusahaan, dengan lebih dari 100 ribu lowongan kerja aktif di berbagai sektor.
Fokus utama Pintarnya yakni pemberdayaan pekerja kerah biru yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pekerjaan formal dan layanan keuangan.
Selain layanan ketenagakerjaan, Pintarnya menggandeng lembaga jasa keuangan digital maupun konvensional untuk menyediakan akses pembiayaan. Melalui jaringan layanan keuangannya, lebih dari 200 ribu pengguna memperoleh pinjaman untuk kebutuhan seperti biaya kesehatan, pendidikan, hingga modal usaha kecil, dengan skema pembiayaan berbasis jaminan aset.
“Kami membangun ekosistem unik yang menghubungkan platform ketenagakerjaan kerah biru terbesar di Indonesia dengan jaringan cabang fisik dan sistem digital untuk pembiayaan berbasis aset,” ujar Co-founder Pintarnya Henry Hendrawan dalam keterangan pers, Rabu (7/1).
Menurut dia, Pintarnya tidak hanya membantu pencari kerja mendapatkan pekerjaan, tetapi juga membuka akses pembiayaan dengan jaminan aset seperti emas, perangkat elektronik, dan kendaraan bermotor.
Henry menambahkan, kemitraan dengan January Capital memungkinkan Pintarnya memperluas layanan keuangan secara berkelanjutan sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menyediakan akses pembiayaan yang bertanggung jawab bagi masyarakat yang selama ini kurang terlayani.
Sementara itu, Partner Credit January Capital Glenn Chao menyatakan dukungan terhadap misi Pintarnya dalam meningkatkan kesejahteraan finansial masyarakat Indonesia. Ia menilai pendekatan Pintarnya yang berbasis teknologi, disertai disiplin pengelolaan kredit dan operasional, menjadi faktor penting dalam mendorong inklusi keuangan di pasar tenaga kerja terbesar di Asia Tenggara.


:quality(80):format(jpeg)/posts/2026-01/08/featured-380e3c6da7cded348e80c096ff8d546f_1767833406-b.jpg)
