REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Pada Selasa (6/1/2026), Sekretariat Dewan Pertahanan Tertinggi Iran mengeluarkan pernyataan yang mengesankan bahwa Republik Islam Iran membuka pintu atas langkah aksi militer yang tidak lagi bersifat pembalasan tapi serangan pendahuluan terhadap musuh jika mereka melihat adanya ancaman nyata terhadap keamanan negara. Lewat pernyataan yang dipublikan lewat media negara dilansir Jerusalem Post, Iran mengingatkan bahwa aksi tak bersahabat dari pihak luar terhadap Iran akan memprovokasi sebuah respons tegas dan proporsional.
"Dalam kerangka kerja pertahanan-diri yang sah, Republik Islam Iran tidak menimbang dirinya terbatas pada reaksi setelah aksi dan menimbang tanda-tanda ancaman objektif sebagai bagian dari persamaan keamanan," demikian pernyataan Sekretariat Dewan Pertahanan Tertinggi Iran.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- Jenderal IRGC: Israel akan Rata dengan Tanah Jika Kembali Serang Iran
- Takut Diserang Duluan, Netanyahu Minta Tolong Putin Sampaikan Pesan ke Iran
- Iran Balas Ancaman Trump Jika Campur Tangan Demonstrasi Seperti Maduro: Siap Hadapi Perang
Meski peryataan resmi itu tidak menyebut siapa musuh yang dimaksud, waktu penerbitannya beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengingatkan Iran dalam menangani demonstrasi yang tengah berlangsung. Pada 2 Januari, lewat Truth Social, Trump mengatakan bahwa jika Iran "membunuh peserta aksi damai," maka AS "akan datang menyelamatkan mereka."
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Pada Selasa, penasihat senior Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Brigadier General Morteza Ghorbani menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran saat ini berada pada level kesiapsiagaan tertinggi dan siap untuk merespons segala bentuk agresi dari Israel dan AS. Ghorbani mengungkapkan, bahwa 400 unit dari unsur IRGC dan Angkatan Darat dalam status waspada tinggi.
"Mereka siap. Jika serangan apapun terjadi, mereka akan meratakannya (Israel) dengan tanah," kata Ghorbani dikutip Mehr News, Selasa.
Ghorbani menambahkan, Angkatan Darat, IRGC, dan Pasukan Penegak Hukum bersiap dengan "meletakkan tangan mereka di pelatuk" dan dalam kesiapan operasi secara penuh. "Dengan kebanggaan, saya mengatakan bahwa, Angkatan Darat, IRGC, dan polisi sangat siap, dan level penangkalan saat ini sebagai warisan dari nama dan jalan yang ditempuh oleh martir Jenderal Qassem Soleimani."
A post shared by Republika Online (@republikaonline)



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5466039/original/098974900_1767792917-Presiden_Prabowo_Subianto_di_Karawang.jpeg)