Surabaya (beritajatim.com)– Di era media sosial seperti sekarang, liburan sering kali nggak cuma soal healing. Banyak orang yang pergi jalan-jalan hanya untuk mengonten. Padahal, niatnya ingin produktif dan mengabadikan momen, tapi ujung-ujungnya malah capek sendiri karena terlalu fokus ngonten sampai lupa menikmati liburan. Padahal, liburan dan konten sebenarnya bisa jalan bareng asal tahu caranya. Kuncinya ada di cara mengatur mindset dan strategi sejak awal. Berikut ini cara liburan sambil cari konten tanpa kehilangan esensi liburan itu sendiri.
1. Tentukan Tujuan Konten Sejak Awal
Sebelum berangkat liburan, penting banget menentukan tujuan konten yang ingin kamu buat. Apakah fokus ke foto OOTD, travel reels, review kuliner, daily vlog, atau sekadar dokumentasi. Dengan begitu, kamu nggak perlu merasa harus merekam semua hal atau memotret setiap sudut tempat yang kamu datangi. Kamu tahu momen mana yang relevan dengan kontenmu dan mana yang cukup dinikmati saja.
2. Jangan Jadikan Konten Sebagai Prioritas Utama
Hal yang sering membuat liburan terasa tidak nikmat adalah menjadikan konten sebagai tujuan utama. Padahal, kamu liburan untuk istirahat, recharge energi, dan menikmati suasana baru. Konten seharusnya hanya bonus dari pengalaman tersebut. Jadi, cobalah untuk menikmati dulu momennya, dari udara, pemandangan, obrolan, dan perasaan santai yang muncul. Setelah itu, ambil foto atau video seperlunya. Konten yang diambil dari momen yang benar-benar kamu nikmati justru terasa lebih hidup, lebih natural, dan lebih relatable saat dilihat orang lain.
3. Manfaatkan Momen Alami, Bukan Setting Berlebihan
Konten liburan nggak selalu harus penuh konsep dan setting ribet. Justru momen alami sering kali jadi konten terbaik. Golden hour sore hari, jalan santai di pinggir pantai, makan bareng teman, atau duduk menikmati pemandangan sudah cukup untuk menghasilkan konten yang estetik. Hal tersebut akann membuat momen liburan tidak terasa dipaksakan. Konten yang terlihat effortless biasanya datang dari momen yang memang terjadi secara natural.
4. Gunakan Peralatan yang Simpel
Saat liburan, peralatan konten sebaiknya tetap minimalis. HP dengan kamera yang mumpuni, tripod kecil, atau mini ring light sudah lebih dari cukup. Membawa terlalu banyak alat justru bikin ribet dan membuat fokus liburan terganggu. Peralatan yang simpel membuatmu lebih fleksibel mengambil konten kapan saja tanpa persiapan panjang. Selain itu, kamu jadi lebih leluasa menikmati perjalanan tanpa merasa terikat dengan perlengkapan konten.
5. Ambil Konten Sekalian, Jangan Sedikit-Sedikit
Salah satu trik biar liburan tetap santai adalah mengambil konten sekaligus dalam satu waktu. Saat mood lagi bagus dan tempatnya mendukung, ambil beberapa foto atau video dari berbagai angle sekaligus. Cara ini jauh lebih efektif daripada berhenti berkali-kali hanya untuk mengambil satu konten kecil. Selain menghemat waktu, kamu juga bisa kembali fokus menikmati liburan tanpa terus-terusan mengeluarkan kamera.
6. Pisahkan Waktu Liburan dan Waktu Ngonten
Agar tetap seimbang, cobalah memisahkan waktu liburan dan waktu ngonten. Misalnya, pagi dan sore hari kamu fokus mengambil konten karena pencahayaan biasanya lebih bagus. Siang atau malam hari, kamu bisa benar-benar menikmati liburan tanpa mikirin kamera, caption, atau angle.
Pembagian waktu seperti ini bikin pikiran lebih tenang. Kamu tetap produktif, tapi nggak kehilangan momen liburan yang seharusnya dinikmati sepenuhnya.
Liburan sambil cari konten bukan hal yang salah, asalkan dilakukan dengan cara yang sehat. Konten seharusnya mendukung pengalaman liburan, bukan malah menguasainya. Dengan tujuan yang jelas, peralatan yang simpel, dan pembagian waktu yang bijak, kamu bisa tetap enjoy liburan tanpa merasa terbebani. [Pranata Dewi Ratna Swari]
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5465955/original/025587600_1767782294-tcc.jpg)
.jpg)
