Manifestasi bukan lagi istilah asing bagi masyarakat. Hal ini sudah cukup dikenal bahkan dilakukan oleh segelintir orang untuk mewujudkan keinginannya. Bahkan saat ini media sosial telah diisi dengan topik “cara bermanifestasi”.
Banyak dari mereka yang sudah melakukan dan merasakan hasil yang nyata. Tak heran, orang lain terpincut untuk melakukan hal yang serupa. Tenang, manifestasi ini tidak tergolong buruk dan justru dianggap sebagai kekuatan berpikir positif.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai manifestasi, berikut ulasan yang sudah kumparanWOMAN rangkum, Ladies.
Menelaah manifestasiDikutip dari Verywell Mind, Manifestasi merupakan sebuah cara untuk merealisasikan keinginan dengan cara mempercayainya untuk menjadi kenyataan. Seseorang yang ingin melakukan manifestasi perlu fokus terhadap hal yang diimpikannya beserta dengan tujuannya.
Biasanya seseorang akan berkata: "Ini rumah impian saya, tetapi saya tidak akan pernah mampu membelinya”. Namun, alih-alih berkata seperti itu kamu dapat melakukan manifestasi seperti ini: "Ini rumah impian saya dan saya akan bekerja keras agar suatu hari nanti saya bisa memilikinya”.
Manifestasi ini bisa diterapkan dalam berbagai hal kehidupan. Mulai dari karier, keluarga, persahabatan, hubungan, hingga kesehatan.
Faktor kekuatan manifestasiPertama, kekuatan manifestasi berasal dari pikiran seseorang. Pola pikir yang positif dapat membantu mengurangi kekhawatiran dan ketakutan, sehingga kamu lebih percaya diri untuk meraih apa yang diimpikan.
Kedua, hukum tarik-menarik. Kekuatan ini membantu kamu memfokuskan energi dan tindakan pada hal-hal yang kamu inginkan. Saat fokusmu jelas, kamu akan lebih peka terhadap peluang, berani mengambil langkah, dan konsisten bergerak menuju tujuan tersebut.
Teknik manifestasi agar dapat mewujudkan keinginan1. Latihan visualisasiMenurut studi berjudul “Imagining Success: Multiple Achievement Goals and the Effectiveness of Imagery” (2016), memvisualisasikan tujuan dapat membantu kamu untuk mencapainya. Kamu dapat memvisualisasikan keinginan saat bangun tidur agar kamu termotivasi untuk menjalani aktivitas harian.
2. Buat vision boardSelanjutnya kamu dapat membuat vision board yang berisikan visi kehidupanmu kedepannya. Kamu dapat menempelkan sejumlah impian di situ agar merasa dekat dengan keinginan. Vision board dapat dibuat berupa fisik atau digital.
3. Membuat kotak manifestasiSelain vision board, kamu juga dapat membuat sebuah kotak manifestasi. Kotak ini berisikan sejumlah tulisan berupa tujuan kedepannya. Selain itu kamu juga dapat menulis surat untuk calon pasangan hingga anak di masa depan nanti. Jangan lupa hias kotak tersebut agar kamu semangat untuk mewujudkan impian didalamnya.
4. Membuat jurnalMembuat jurnal juga dapat dijadikan metode dalam bermanifestasi. Kamu dapat menuliskan sejumlah impian dan tujuan dalam sebuah buku khusus. Lakukan secara rutin dan catat pula kemajuan yang telah kamu dapatkan secara berkala.
5. Menggunakan metode 3-6-9, 777, atau 10-10-10Selain keempat hal di atas, kamu dapat menggunakan metode angka sebagai cara untuk memperkuat fokus dan niat dalam proses manifestasi.
3-6-9: Menuliskan keinginan sebanyak 3 kali di pagi hari, 6 kali di siang hari, dan 9 kali di malam hari.
777: Metode manifestasi dengan menuliskan keinginan sebanyak 7 kali di pagi hari dan 7 kali di malam hari, selama 7 hari berturut-turut.
10-10-10: Menuliskan 10 hal yang kamu inginkan 10 hal yang kamu syukuri dan 10 hal yang kamu sukai dalam selembar kertas.
Baca juga: Law of Attraction: Benarkah Manifestasi Sesuatu Bisa Jadi Kenyataan?




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5360704/original/079491800_1758721598-183356.jpg)
