Anak Buah Nadiem Ungkap Terima Rp500 Juta dari Rekanan Pengadaan Chromebook

jpnn.com
1 hari lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Muhammad Hasbi, mengaku menerima uang Rp500 juta dari rekanan penyedia laptop Chromebook. Pengakuan itu disampaikan Hasbi saat bersaksi dalam sidang dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management Tahun Anggaran 2020-2022 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (6/1).

“Pada 2022, Bu Nia selaku PPK didatangi oleh pengelola Bhinneka pada waktu itu, Bu Susy, kalau tidak salah namanya. Pada saat beliau pergi meninggalkan kantong kertas, setelah dibuka oleh Bu Nia isinya uang. Kemudian dilaporkan kepada saya pada waktu itu,” ujar Hasbi.

BACA JUGA: Soroti Sidang Nadiem, Pakar: Memperkaya Itu Bisa Orang Lain, atau Korporasi

Uang tersebut diterimanya saat masih menjabat sebagai Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemendikbudristek.

Hasbi mengaku sempat meminta agar uang dikembalikan, namun pemberi tak berkenan menerimanya kembali.

BACA JUGA: Soroti Kasus Nadiem, Eks Hakim MK: Pengusaha Sukses tak Menjamin Bebas Korupsi

“Saya sempat meminta untuk dikembalikan, tetapi setelah beliau berkontak dengan Bu Susy, Bu Susy tidak berkenan,” kata dia.

Hasbi dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PAUD Nia Nurhasanah kemudian membagi dua uang itu, masing-masing Rp250 juta. “Di saya 250 juta, di Bu Nia 250 juta,” ujarnya.

BACA JUGA: Inilah yang Didengar Nadiem Makarim Kecil di Meja Makan

Uang tersebut telah diserahkan kepada penyidik untuk dikembalikan kepada negara.

Dalam sidang yang terdakwainya melibatkan mantan konsultan kementerian dan dua mantan direktur, jaksa juga mengungkap sejumlah pihak lain yang diduga menerima keuntungan dari pengadaan tersebut.

Daftar itu mencakup mantan Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim sebesar Rp809,5 miliar, berbagai pejabat kementerian, serta perusahaan-perusahaan penyedia seperti PT Acer Indonesia, PT Bhinneka Mentari Dimensi, PT Dell Indonesia, dan PT Zyrexindo Mandiri Buana. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Setelah Buka-bukaan soal Kekayaan, Nadiem Bingung dengan Dakwaan


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Trump: Venezuela Bisa Gunakan Pendapatan Minyak untuk Beli Produk AS
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Liverpool Dilaporkan Berhasil Bajak Kesepakatan Semenyo dan Manchester City Usai Dijadwalkan Tes Medis
• 11 jam laluharianfajar
thumb
Tinjau Banjir Kalsel, Gibran Tegaskan Komitmen Pemerintah Percepat Pemulihan
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Istri Dirdik KPK Jabat Kapolres Metro Bekasi
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
5 Berita Terpopuler: Info Penting untuk Honorer Gagal PPPK, Coba Cek Daftar Ini
• 21 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.