CEO Nvidia Jensen Huang menyamakan robot kecerdasan buatan (AI) dengan pekerja migran.
IDXChannel - CEO Nvidia Jensen Huang menyamakan robot kecerdasan buatan (AI) dengan pekerja migran.
Pasalnya, robot AI dapat mengatasi kekurangan tenaga kerja yang menghambat sektor manufaktur di banyak negara.
Menanggapi kekhawatiran tentang mesin yang menggantikan pekerja manusia, pemimpin perusahaan chip AI terkemuka di dunia ini mengambil sikap yang berlawanan.
"Keberadaan robot akan menciptakan lapangan kerja," kata Huang kepada 200 jurnalis dan analis selama sesi 90 menit di sebuah hotel di Las Vegas di sela-sela pameran teknologi CES, dilansir dari AFP pada Rabu (7/1/2025).
"Kita membutuhkan lebih banyak imigran AI untuk membantu kita di lantai manufaktur dan melakukan pekerjaan yang mungkin telah kita putuskan untuk tidak dilakukan lagi," kata Huang.
Dimulai pada Selasa, CES 2026 berlangsung hingga Jumat, dengan sekitar 130.000 peserta.
"Revolusi robotika akan mengimbangi kehilangan tenaga kerja akibat populasi yang menua dan penurunan demografis sekaligus meningkatkan perekonomian," kata Huang.
"Ketika ekonomi tumbuh, kita mempekerjakan lebih banyak orang," katanya.
Nvidia berinvestasi besar-besaran dalam menyediakan perangkat lunak dasar yang dapat membuat robot bekerja di berbagai industri, termasuk manufaktur, ritel, dan perawatan kesehatan. (Wahyu Dwi Anggoro)




