Buku Baru Klaim Hubungan Pangeran Harry–Meghan Markle dan Ratu Elizabeth Penuh Ketegangan

tabloidbintang.com
1 hari lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Pangeran Harry dan Meghan Markle disebut sempat membuat Ratu Elizabeth II merasa jengkel, hingga sang mendiang ratu akhirnya “melemparkan” penanganan pasangan tersebut kepada Pangeran Charles—yang kini menjadi Raja Charles III. Hal ini diungkap dalam buku terbaru karya penulis kerajaan Robert Jobson berjudul The Windsor Legacy.

Dalam bukunya, Jobson menulis bahwa Ratu Elizabeth II awalnya menyambut Meghan Markle dengan hangat ke dalam keluarga kerajaan. Sang ratu bahkan memandang “latar belakang ras campuran, kecantikan, dan kemampuan komunikasi Meghan” sebagai aset berharga bagi monarki.

Namun, ketika pasangan Sussex itu mundur dari peran sebagai anggota kerajaan aktif dan pindah ke California pada 2020, sikap sang ratu berubah. Meski secara terbuka Ratu Elizabeth mendoakan yang terbaik bagi Harry dan Meghan, secara pribadi ia disebut “lelah dengan drama” yang terus berlanjut.

Saking jengkelnya, Jobson mengklaim Ratu Elizabeth akhirnya memerintahkan agar panggilan telepon dari Pangeran Harry dialihkan langsung kepada ayahnya, Pangeran Charles.

Ratu Elizabeth II (Depositphotos)

Dalam buku tersebut juga diungkapkan bahwa Charles—yang kala itu masih menjadi pewaris takhta—ikut merasa letih setelah putranya disebut “memaki dan menuntut dana”. “Aku bukan bank,” ujar Charles kepada teman-temannya, sebagaimana dikutip dalam The Windsor Legacy.

Namun, seorang sumber yang dekat dengan Pangeran Harry menepis isi buku tersebut. Kepada Page Six, sumber itu menyebut sang duke “bukan penggemar besar fiksi”.

Jobson juga menuliskan bahwa Ratu Elizabeth merasa bingung dengan perilaku cucunya selama proses negosiasi kepergian Harry dan Meghan dari keluarga kerajaan, yang ia gambarkan sebagai sesuatu yang “cukup gila”.
“Secara pribadi, ia merasa kecewa dengan keputusan Sussexes untuk pergi, yang ia anggap sebagai langkah yang gegabah dan sebuah kesempatan yang terlewatkan,” tulis Jobson.

Menurut buku itu, masalah bahkan sudah muncul sebelum pernikahan Harry dan Meghan pada 2018. Jobson mengklaim Harry sempat berselisih dengan Angela Kelly, perias dan pendamping kepercayaan Ratu Elizabeth, terkait tiara yang ingin dikenakan Meghan saat pernikahan. Ketika mengetahui insiden tersebut, sang ratu disebut “sangat kecewa”.

Seperti Ratu Elizabeth, Pangeran Charles pada awalnya juga menghargai Meghan dan menilai kehadirannya baik bagi putranya. Namun, menjelang pengumuman pertunangan, antusiasme Charles disebut mulai meredup. Jobson menulis, ketika staf menyampaikan ucapan selamat, respons Charles terlihat “sangat datar”.

Buku tersebut juga melaporkan bahwa Harry dan Meghan sempat menjalani perawatan untuk mengatasi stres, termasuk dengan seorang ahli akupunktur selebritas. Meski demikian, staf istana mencatat Harry tetap “mudah tersinggung, gelisah, dan cepat marah”.

Sementara sejumlah laporan sebelumnya menuding Meghan sebagai sosok yang menuntut, Jobson justru menyebut Harry-lah yang “terlalu berusaha membuat semuanya sempurna” dan akhirnya memicu ketegangan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Respons KAI Soal Data Konsumen Tersebar dan Disalahgunakan Oknum Pegawai
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Tujuh Tahun Berjalan, Summarecon Mutiara Makassar Bertransformasi Jadi Kota Mandiri
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Pengelolaan Anggaran dan Optimalisasi Pajak Kota Surabaya Jadi Rujukan Pemkab Sidoarjo
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tendang Kepala Lawan, Pemain Liga 4 DIY Dilarang Bermain Seumur Hidup
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Pengelolaan Anggaran dan Pajak Surabaya Jadi Rujukan Pemkab Sidoarjo
• 7 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.