Menkes Kebut Perbaikan Puskesmas di Aceh: 1 Hancur, Sedang Dibangun Ulang

kumparan.com
1 hari lalu
Cover Berita

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan Puskesmas Lokop di Aceh Timur rusak parah akibat banjir dan longsor pada akhir November. Saat ini tengah dibangun ulang.

Puskesmas Lokop merupakan salah satu dari tiga puskesmas yang belum beroperasi.

“Dan Alhamdulillah sampai awal Januari 2026, tinggal tiga lagi yang belum bisa beroperasi, yaitu di Aceh Tengah (Rusip Antara), di Aceh Tenggara (Jambur Lak Lak), dan di Aceh Timur (Lokop),” kata Budi saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (7/1).

“Yang Lokop ini benar-benar sudah hancur, jadi ketimpa kayu-kayu besar ya. Jadi puskesmas roboh, sekarang sedang kita bangun baru,” lanjutnya.

Budi menjelaskan, pemulihan puskesmas dinilai lebih berat karena menyangkut jumlah fasilitas yang sangat banyak dan tingkat kerusakan yang beragam.

“Nah, sesudah itu di minggu ketiga Desember, kita masuk ke tahap kedua, yaitu kita ingin memulihkan kembali layanan kesehatan di seluruh puskesmas. Ini jauh lebih berat, karena lebih banyak puskesmas-nya. Ada 867, dan 152 benar-benar kerendam tinggi sekali, udah berantakan sekali, berhenti beroperasi,” ungkap Budi.

Menurutnya sebagian besar puskesmas yang terdampak sudah kembali melayani masyarakat. Namun, beberapa di antaranya memang harus dibangun ulang karena kerusakannya terlalu parah, termasuk Puskesmas Lokop dan Jambur Lak Lak.

“Nah ini kondisi puskesmas, kalau rumah sakit tadi cuma sembilan, ini 152 ya. Dan yang Peusangan sekarang sudah beroperasi, jadi tiga yang belum tuh. Tapi yang Lokop sama Jambur Lak Lak sepertinya harus dibangun baru karena sudah terlalu parah ya,” jelas Budi.

Budi menegaskan, puskesmas memiliki peran vital tidak hanya untuk pelayanan kesehatan warga sekitar, tetapi juga untuk melayani ratusan ribu pengungsi yang masih tersebar di berbagai posko.

“Nah, fungsi puskesmas ini ada dua. Satu, melayani kesehatan masyarakat yang tinggal di rumah sekitarnya seperti biasa, kondisi normal juga demikian,” kata Budi.

“Yang kedua, fungsi dia adalah memastikan ada 1.000 titik pengungsian pada saat saya datang dua minggu lalu masih ada 300.000 orang. Sekarang sudah turun ke 200.000-an kalau nggak salah data BNPB yang harus kita layani,” sambung dia.

Ia menambahkan, keberadaan puskesmas penting untuk menekan rujukan ke rumah sakit yang memiliki keterbatasan kapasitas dan akses transportasi.

“Karena dia fungsinya adalah memastikan masyarakat di tiga provinsi yang terdampak dan juga ratusan ribu yang masih ada di seribuan posko pengungsian itu layanan kesehatannya kita bisa layani,” jelasnya.

Selain di Aceh Timur, Kementerian Kesehatan juga mencatat pemulihan signifikan di sejumlah wilayah lain seperti Aceh Tamiang, Bireueun, dan Bendahara.

“Nah ini ada 186 (puskesmas terdampak) teman-teman, jadi ini kita bisa bereskan dalam waktu empat lima minggu lah. Lima minggu sejak bencana ya, jadi tiga minggu,” pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
FOLK hingga SOTS Keluar dari Papan FCA Mulai Besok
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Motif Nisa Nekat Jadi Pramugari Gadungan
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Pemprov DKI Siap Bongkar Tiang Monorel, DPRD Malah Sebut belum Pernah Diajak Pembahasan
• 17 jam lalumerahputih.com
thumb
Kelas Menengah Masih Jadi Tulang Punggung Pergerakan Pariwisata Indonesia
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 8 Januari 2026
• 19 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.