JAKARTA, DISWAY.ID - Aksi Dua Pelaku Curanmor bersenjata api digagalkan warga saat beraksi di Jalan Andong, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, viral di media sosial
Meski aksinya gagal, kasus ini jadi sorotan netizen karena pelaku beraksi di tengah keramaian warga yang mulai beraktivitas di pagi hari.
BACA JUGA:Gawat! Dua Curanmor Bersenpi Beraksi di Slipi, Satu Orang Kena Tembak
BACA JUGA:Sabar-Reza Sempat Kewalahan, Lolos Babak Awal Malaysia Open 2026
Tak hanya itu, pelaku juga menembaki warga sebanyak 3 kali hingga mengenai satu orang pedagang beras.
Nekatnya percobaan curanmor itu langsung ditangani Polsek Palmerah di-backup Polres Metro Jakarta Barat dan Polda Metro Jaya.
Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB. Gomos yang menyambangi TKP menjelaskan bahwa salah satu pelaku menembaki warga usai aksinya terpergok.
"Pada saat ada yang bantu, warga tertembak kakinya sama senjatanya itu, seperti itu," ungkap Gomos kepada wartawan, Rabu, 7 Januari 2026.
BACA JUGA:Kemenhaj Terapkan Formula Baru Pembagian Petugas Haji Khusus, Kuota Jemaah Lebih Optimal
BACA JUGA:Tendangan Kung Fu Kembali Ramaikan Liga 4, Kali Ini Mendarat di Kepala Pemain UAD FC: Cuma Dihukum Kartu Kuning!
Gomos menambahkan, kedua pelaku mengincar sepeda motor Scoopy. Apesnya, sepeda motor milik pelaku justru tertinggal di lokasi kejadian.
Tampak motor pelaku bermerek Honda Scoopy bernomor polisi B 5221 BNY ditinggal di ujung gang karena aksinya sudah terpergok.
"Pokoknya gini, pelakunya 2, bawa motor, abis itu ambil motor orang, setelah itu ketahuan, kejar-kejaran, terus apalah mengeluarkan senpi, menembak lah kan. Motornya korban dibawa kabur, motornya pelaku ditinggal, karena baku tarik baku tarik, informasi yg kami dapatkan itu," sebut Gomos.
Warga DitembakGomos menjelaskan bahwa kasus ini tengah ditangani pihak berwajib. Sementara korban penembakan sudah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.
"Korban selamat, cuma luka tembak aja, satu, lututnya luka dibawa ke RS PELNI Petamburan," imbuhnya.
- 1
- 2
- »





