Brilio.net - Sebuah video yang memperlihatkan aksi heroik sekaligus menegangkan dari dua orang guru wanita di wilayah Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, beredar di media sosial. Kedua tenaga pendidik tersebut nekat dan mau tidak mau menyeberangi derasnya aliran sungai menggunakan tali sling demi bisa mengajar di hari pertama sekolah pascabencana, Senin (5/1).
BACA JUGA :
Terpisah 32 tahun pasca terbawa kereta sejak usia 7 tahun, Zainuddin temukan ibu kandung berkat medsos
Guru Aceh Tengah Sebrang Sungai Pakai Sling
foto: TikTok/@rahmisasmitasari
Guru Aceh Tengah Sebrang Sungai Pakai Sling
foto: TikTok/@rahmisasmitasari
BACA JUGA :
Perjuangan kakek cicil utang Rp150 ribu pakai uang receh, warganet tergerak patungan malah bikin haru
Berdasarkan rekaman video yang beredar, kedua guru tersebut terlihat menyeberangi sungai dengan peralatan seadanya tanpa menggunakan pelampung atau jaket keselamatan. Meski situasi sangat berisiko, keduanya berhasil mencapai ujung sungai dengan selamat.
Langkah ekstrem ini terpaksa diambil karena akses jalan lumpuh akibat terjangan banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu. Diketahui bahwa sungai melebar dan jalan amblas. Hingga saat ini, belum ada akses alternatif yang tersedia bagi para guru dan warga sekitar untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Momen Menegangkan di Tengah Aliran DerasSuasana penuh ketegangan terlihat jelas dari raut wajah kedua guru tersebut. Meski mencoba menutupi rasa takut dengan candaan bersama rekan, kekhawatiran tidak bisa disembunyikan saat mereka berada tepat di tengah sungai dengan aliran air yang sangat deras.
Guru Aceh Tengah Sebrang Sungai Pakai Sling
foto: TikTok/@rahmisasmitasari
Selama proses penyeberangan, pemilik video terus melontarkan kata istighfar dan rasa cemas akan kekuatan tali sling yang mereka gunakan.
"Ini kalau putus kek mana, Ya Allah?" ujar pemilik video dengan nada histeris karena merasa sangat khawatir, sebagaimana dikutip brilio.net dari akun TikTok @rahmisasmitasari pada Rabu (7/1).
Guru Aceh Tengah Sebrang Sungai Pakai Sling
foto: TikTok/@rahmisasmitasari
Beruntung, aksi yang memacu adrenalin tersebut berakhir lega setelah keduanya menginjakkan kaki di seberang sungai untuk melanjutkan tugas mulia mereka di sekolah. Dua guru itu pun berterima kasih pada para laki-laki yang membantu proses penyeberangan.
Guru Aceh Tengah Sebrang Sungai Pakai Sling
foto: TikTok/@rahmisasmitasari
Banjir bandang seringkali merusak fondasi jembatan permanen, sehingga warga terpaksa membangun jembatan gantung darurat atau menggunakan kabel sling sebagai solusi sementara sebelum perbaikan permanen dilakukan oleh pemerintah setempat.
2. Bagaimana prosedur standar keselamatan (K3) saat menggunakan penyeberangan sling?Secara teknis, pengguna wajib menggunakan harness yang tersambung ke katrol, helm pelindung, serta jaket keselamatan (life jacket) untuk mengantisipasi jika tali putus atau pengguna terjatuh ke air.
3. Apakah ada bantuan transportasi darurat dari pemerintah untuk daerah terisolir di Aceh Tengah?Biasanya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau TNI/Polri menyediakan perahu karet atau membangun jembatan bailey (jembatan rangka baja portabel) untuk memulihkan akses mobilitas warga di daerah terdampak bencana.
4. Bagaimana kebijakan dinas pendidikan terkait guru yang mengajar di zona bencana?Dinas pendidikan umumnya memberikan dispensasi atau menerapkan sistem belajar jarak jauh (daring) jika akses menuju sekolah membahayakan nyawa, guna memastikan keselamatan tenaga pendidik dan siswa.




