Densus 88 Ungkap Puluhan Grup Terafiliasi Jaringan Ekstremisme yang Bisa Mempengaruhi Anak

suarasurabaya.net
1 hari lalu
Cover Berita

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkapkan temuan terkait puluhan grup yang terafiliasi dengan jaringan True Crime Community (TCC) yang menyebarkan ideologi kekerasan dan ekstremisme, yang kini menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

Grup-grup yang aktif di berbagai platform digital itu teridentifikasi mengajak anggotanya untuk terlibat dalam tindak kekerasan.

Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana Juru Bicara Densus 88 dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (7/1/2026), merinci nama-nama grup yang terlibat dalam penyebaran ideologi tersebut.

Puluhan grup yang terdeteksi, antara lain TCC Community, True Crime Community, TCCland Under Akmal, Fuck TCC, WAG TCC Reborn, dan TCC Universe V2.

“Ini bukan hanya soal grup biasa. Puluhan grup yang kami temukan ini mengandung unsur-unsur ekstremisme, yang secara aktif mengajak anggotanya untuk terlibat dalam kekerasan. Ini sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak yang mungkin terpapar konten seperti ini,” ujar Mayndra.

Mayndra menjelaskan, beberapa grup lainnya yang teridentifikasi juga memiliki nama-nama mencurigakan, seperti Indonesia Headhunter, Medenist Brigade, Legion Devision, dan Army of Legion. Grup-grup tersebut dikenal aktif dalam menyebarkan paham-paham radikal dan kekerasan.

Terkait hal itu, Densus 88 mengimbau orang tua untuk lebih waspada terhadap aktivitas online anak-anak mereka.

“Bagi orang tua, kami meminta agar lebih teliti apabila menemukan grup-grup dengan nama-nama tersebut di gawai anak-anaknya. Segera berikan bimbingan jika ada indikasi mereka tergabung dalam grup-grup ini,” jelas Mayndra.

Penyebaran paham radikal melalui komunitas digital ini menjadi semakin sulit untuk dipantau, karena sebagian besar grup beroperasi secara anonim di berbagai platform media sosial dan aplikasi perpesanan.

Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mendampingi anak-anak mereka dalam berinteraksi di dunia maya.

Selain mengidentifikasi grup-grup ekstrem, Mayndra juga mengungkapkan sejumlah simbol yang berkaitan dengan ideologi kekerasan dan ekstremisme ditemukan di dalam komunitas-komunitas tersebut.

Beberapa simbol yang kerap digunakan antara lain Black Sun, Ku Klux Klan, Nazi, Odal Rune, dan Pentagram.

Simbol-simbol tersebut, menurut Densus 88, seringkali muncul dalam buku catatan, atribut pakaian, bahkan dalam obrolan komunitas digital.

“Simbol-simbol ini, meskipun sebagian besar tidak digunakan dalam arti aslinya oleh anak-anak, menjadi indikator awal perilaku yang berpotensi berbahaya. Mereka mungkin tidak menganut paham ini secara penuh, tetapi bisa saja menjadikannya sebagai inspirasi atau ‘rumah kedua’ mereka di dunia maya,” kata Mayndra.

Densus 88 menegaskan, pemantauan terhadap grup-grup ini akan terus dilakukan. Selain itu, pihak kepolisian juga berharap agar masyarakat, terutama orang tua, turut berperan dalam mendeteksi sejak dini jika anak-anak mereka terpapar atau tergabung dalam kelompok-kelompok ekstremisme.

Pemberian pemahaman yang tepat dan bimbingan dini dinilai sebagai langkah preventif yang sangat penting.

“Kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa pengaruh negatif dari komunitas-komunitas seperti ini bisa sangat merusak. Jika kita tidak waspada, generasi muda kita bisa terjebak dalam paham kekerasan yang dapat menimbulkan ancaman lebih besar di masa depan,” tegas Mayndra.

Dengan semakin canggihnya teknologi dan meluasnya penggunaan media sosial, Densus 88 mengimbau agar masyarakat, khususnya orang tua, lebih aktif dalam mengawasi dan memberikan edukasi kepada anak-anak terkait bahaya terpapar konten ekstremisme.(faz/rid)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bagaimana Program MBG Selama Ramadan? Pak Dadan Memberi Penjelasan
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Pak Ogah Diduga Pukul Pemotor Pakai Batu di Daan Mogot
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Bedah Kinerja dan Valuasi Emiten Nikel MBMA, NCKL dan INCO, Mana Menarik?
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
KBBI Perbarui 3.259 Entri Baru pada 2025, Catat Perkembangan Bahasa Indonesia yang Dinamis
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Heboh Video Pandji Pragiwaksono Diduga Hina Wapres Gibran, Mahfud MD Sebut sang Komika Tak Bisa Dijerat Hukum
• 21 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.