Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, memberikan pembekalan dan pengarahan kepada Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Aula Bhineka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa, 6 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan strategis generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam arahannya, Menhan menekankan bahwa KKRI merupakan wadah penting untuk menyiapkan putra-putri terbaik bangsa agar memiliki karakter kepemimpinan, wawasan luas, serta loyalitas yang kuat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Para kadet dipandang sebagai harapan masa depan bangsa yang diharapkan mampu mengemban amanah kepemimpinan dengan penuh tanggung jawab.
Menhan juga mendorong para kadet untuk memiliki cita-cita besar yang diperjuangkan melalui proses belajar, pengorbanan, dan pengabdian. Menurutnya, disiplin menjadi fondasi utama dalam membentuk pribadi unggul, karena tanpa disiplin, potensi dan tujuan tidak akan tercapai secara optimal.
“Disiplin akan membentuk kemandirian, keteguhan sikap, dan keyakinan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,”kata Menhan dalam keterangan tertulis, Rabu, 7 Januari 2026.
Pada kesempatan tersebut, Menhan turut menanggapi minat sejumlah kadet KKRI yang bercita-cita menjadi penerbang TNI Angkatan Udara. Pemerintah, kata Menhan, membuka peluang pembinaan dan pendidikan yang terarah, termasuk opsi pendidikan terpusat serta percepatan akademik, sepanjang didukung oleh minat, kemampuan, dan persetujuan orang tua.
“Negara akan hadir memfasilitasi proses pendidikan ini sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia pertahanan,”ungkapnya.
Menutup pembekalan, Menhan menyampaikan apresiasi atas semangat, keberanian, dan tekad para kadet KKRI untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Ia berharap para kadet mampu menjaga nasionalisme dan patriotisme, terus mengasah kemampuan diri, serta memanfaatkan setiap kesempatan pembinaan demi mewujudkan Indonesia yang kuat, berwibawa, dan bermanfaat bagi seluruh rakyat.
Pembekalan tersebut diikuti oleh 58 kadet KKRI, terdiri atas 51 kadet putra dan tujuh kadet putri, yang berasal dari berbagai latar belakang sekolah dan daerah, antara lain Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatra Utara, Lampung, Maluku, dan Papua.
Editor: Redaktur TVRINews





