Kronologi Balita Tertembak saat Melintas di Lokasi Tawuran di Medan, Begini Kondisi Korban Sekarang

grid.id
1 hari lalu
Cover Berita

Grid.ID - Seorang balita tertembak saat melintas di lokasi tawuran di Medan. Bagaimana kronologi serta kondisi korban sekarang?

Balita berinisial AA (4) di Kota Medan, Sumatera Utara harus mengalami kejadian nahas. Sebab balita malang tersebut menjadi korban penembakan saat terjebak di tengah tawuran antar pemuda.

Tawuran diketahui terjadi pada Senin (5/1/2026) di Jalan Stasiun, Kecamatan Belawan. Lantas bagaimana kronologinya?

Kronologi

Peristiwa terjadi saat AA bersama ibunya, Romanda Capriati Siregar (33) bepergian menggunakan becak motor (bentor). Mereka berencana menjemput sang ayah yang berada di Pasar Baru.

"Waktu itu, saya naik becak sama anak mau jemput suami di Pasar Baru," ucap Romanda, dikutip dari Kompas.com.

Kemudian saat mereka melintas di dekat Rumah Sakit Prima Husada Cipta (PHC) Belawan, perjalanan mereka terhenti. Saat itu jalanan diblokade oleh sekelompok pemuda yang terlibat aksi tawuran.

Di tengah situasi yang mencekam, tiba-tiba AA menangis histeris. Darah mengucur deras dari kelopak matanya.

"Nah, itu terus tiba-tiba anak nangis, ternyata matanya kena tembak," ucap Rohmanda.

Kepanikan menghinggapi Rohmanda, ia pun segera melarikan AA ke klinik terdekat. Namun karena lukanya yang serius, AA dirujuk ke RS PHC Belawan hingga akhirnya dilarikan ke RSUD Pirngadi Medan.

Kondisi Terkini

 

Berdasarkan hasil pemindaian (scan), tim medis menemukan sebuah peluru yang diduga berasal dari senapan angin yang bersarang di bagian mata kanan korban. Hingga kini, AA masih berada di rumah sakit dengan selang infus dan perban yang menutupi lukanya.

"Bingung mau bagaimana ini. Anak gak rewel. Cuma kadang dia kedip darah mengucur, sakit," ujar Rohmanda, dikutip dari Tribun Jambi.

Kronologi seorang balita tertembak saat melintas di lokasi tawuran di Medan mengundang atensi Wali Kota Medan. Terlebih kondisi korban sekarang masih dalam perawatan medis.

"Atensi saya jelas, pastikan korban dilayani dengan sebaik mungkin, dirawat dengan layak, dan mendapatkan pelayanan terbaik," ujar Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas.

Sementara di sisi hukum, Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan bergerak cepat menyelidiki kasus. Polisi pun telah memeriksa sejumlah saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian di Jalan Stasiun.

"Pelaku sudah teridentifikasi. Mohon doanya agar cepat tertangkap pelakunya," ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Uang Primer Tumbuh 16,8% pada Desember 2025, Jadi Rp2.367,8 Triliun
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Libur Nataru Usai, KAI Daop 4 Semarang Layani Hampir 1 Juta Penumpang Selama 18 Hari Angkutan
• 16 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Erick Thohir Laporkan Prestasi Atlet di SEA Games ke Prabowo, Bonus Rp465 Miliar Langsung Cair ke Rekening
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK Imbau Anggota DPRD Bekasi Nyumarno Penuhi Panggilan di Kasus Ade Kuswara
• 1 jam laludetik.com
thumb
Malaysia Open: Duel Ketat, Fajar/Fikri Bungkam Taiwan
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.