Andhara Early dan Bugi Ramadhana telah bercerai. Perbedaan prinsip menjadi alasan utama keduanya memilih untuk tidak melanjutkan bahtera rumah tangga mereka.
"Prinsip mungkin bisa dibilang prinsip juga ya. Tapi kalau misalnya ekonomi, mungkin bukan yang alasan utama, yang utama banget. Karena itu adalah kayak ekonomi itu hanya kayak impact ya," kata Andhara Early di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Senin (5/1).
Kendati demikian, masalah kecemasan yang dialami Andhara Early juga menjadi salah satu faktor yang memantapkan hatinya untuk berpisah.
"Gangguan (kecemasan) itu dari tahun-tahun sebelumnya. Tapi karena pandemi akhirnya kita baru memberanikan diri konsul ke psikolog dan lain-lain," tutur Andhara.
"Dan psikolog akhirnya yang mendiagnosis bahwa ini bukan cuma sekadar fobia biasa, ini adalah udah masuk ke kategori gangguan kecemasan," tambahnya.
Andhara Early Ungkap Persoalan Rumah Tangga jadi Salah Satu Pemantik Gangguan KecemasanKata Andhara, banyak hal yang dapat memancing gangguan kecemasan tersebut. Persoalan di rumah tangga tentu menjadi salah satu yang bisa memantik gangguan kecemasan yang dia rasakan.
"Jadi apa pun gitu. Karena aku basic-nya juga orangnya thinker (pemikir) ya gitu. Jadi lumayan ber-impact juga gitu," ucap Andhara.
Perceraiannya dengan Bugi dirasa Andhara dapat mengurangi permasalahan psikologisnya. Menurut Andhara, perceraian merupakan solusi terbaik untuk semua pihak.
"Bahwa diri sendiri ini ternyata butuh loh untuk diperhatiin lebih. Makanya mungkin dikasih gangguan seperti ini gitu. Jadi ya mungkin ya bisa dibilang seperti itu lah," kata Andhara.



