MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga akan memulai pembongkaran tiang monorel mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada pekan depan.
Proyek ini menandai langkah konkret Pemprov DKI mengakhiri keberadaan infrastruktur terbengkalai yang telah hampir dua dekade tak berfungsi.
Untuk pelaksanaan pembongkaran tersebut, Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp 100 miliar. Total terdapat 98 tiang monorel yang akan dibongkar di kawasan Rasuna Said.
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, mengatakan proses pembongkaran ditargetkan berlangsung selama 98 hari kerja, dengan estimasi satu tiang dibongkar setiap harinya.
“Kita awali besok, ya. Taruhlah satu tiang satu hari, 98 tiang berarti 98 hari kerja. Kita yang bongkar,” ujar Heru kepada wartawan, Rabu (7/1).
Baca juga:
Bongkar Monorel Mangkrak di Rasuna Said, Pemprov DKI Siapkan Anggaran Rp 100 Miliar
Monorel Mangkrak Rasuna Said Dibongkar Januari 2026, Pramono: Tanpa Penutupan Jalan
Pimpinan DPRD DKI Minta Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Dilakukan Malam Hari
Heru menjelaskan, setelah seluruh tiang monorel dibongkar, Pemprov DKI Jakarta akan langsung melakukan penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said sisi timur. Penataan ini diharapkan dapat memperbaiki estetika kawasan sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas di salah satu koridor utama ibu kota tersebut.
Sementara itu, Heru menuturkan bahwa pembongkaran tiang monorel mangkrak di kawasan Senayan belum memasuki tahap pelaksanaan. Saat ini, rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan baru akan dikerjakan setelah pembongkaran di Rasuna Said rampung.
“Ada 98 tiang di sepanjang Rasuna Said. Kita fokus nata yang di Rasuna Said dulu,” pungkas Heru. (Asp)



