Jakarta (ANTARA) - Petenis putri Indonesia Janice Tjen mengalahkan kompatriotnya Aldila Sutjiadi pada sektor ganda babak perempat final ganda ASB Classic di Auckland, Selandia Baru, Rabu, untuk mencapai semifinal.
Janice yang berpasangan dengan petenis AS Caty McNally dalam ajang WTA 250 tersebut meraih kemenangan atas Aldila yang berpartner dengan petenis Jepang Makoto Ninomiya melalui supper tie-break.
Janice/Caty merebut set pertama dengan dominan, tetapi kemudian mendapatkan perlawanan dari unggulan keempat Aldila/Makoto yang bangkit pada set kedua untuk memaksakan ke set penentuan.
Baca juga: Aldila Sutjiadi bertemu Janice Tjen di perempat final WTA 250 Auckland
Lewat pukulan ace dan servis yang dominan, Janice/Caty akhirnya menaklukkan ganda Indonesia-Jepang tersebut dalam satu jam 34 menit dengan skor akhir 6-3, 5-7, 10-5, demikian catatan WTA.
Selanjutnya, Janice/Caty akan berhadapan dengan unggulan kedua Kristina Mladenovic/Guo Hanyu yang pengalahkan Magda Linette/Shuko Aoyama dengan straight set 6-1, 6-4.
Janice/Caty dijadwalkan bertemu dengan pasangan Prancis-China itu pada semifinal Kamis (8/1) pukul 05.30 WIB.
Janice juga turun di sektor tunggal, namun harus terhenti pada babak pertama, Selasa (6/1). Unggulan keenam itu dipaksa menyerah oleh petenis Inggris Sonay Kartal setelah berjuang melalui rubber set 1-6, 7-6(4), 3-6.
Janice mengakhiri tur WTA musim lalu dengan menyabet gelar tunggal dan ganda bersama Aldila dalam WTA 250 Chennai Open di India pada November.
Baca juga: Janice Tjen tempati unggulan kelima di WTA 250 Auckland
Petenis berusia 23 tahun itu mencatatkan prestasi gemilang pada 2025 dengan menembus peringkat ke-53 dunia, melampaui rekor terbaik Angelique Widjaja yang pernah berada di peringkat 55.
Janice juga menjadi runner up dalam debut tur WTA-nya di WTA 250 Sao Paulo, dan meraih gelar ganda WTA pertamanya bersama petenis Polandia Katarzyna Piter di WTA 250 Guangzhou.
Pada SEA Games 2025 Thailand, Janice mempersembahkan medali emas untuk Indonesia pada nomor ganda putri bersama Aldila, dan medali perunggu pada nomor tunggal putri.
Bersama Aldila, Priska Nugroho, Anjali Junarto, dan Meydiana Reinnamah, Janice juga sukses menyumbangkan medali emas untuk Merah Putih pada nomor beregu putri.
Baca juga: Fokus teknis di pramusim, Aldila Sutjiadi siap tatap laga pertama 2026
Janice yang berpasangan dengan petenis AS Caty McNally dalam ajang WTA 250 tersebut meraih kemenangan atas Aldila yang berpartner dengan petenis Jepang Makoto Ninomiya melalui supper tie-break.
Janice/Caty merebut set pertama dengan dominan, tetapi kemudian mendapatkan perlawanan dari unggulan keempat Aldila/Makoto yang bangkit pada set kedua untuk memaksakan ke set penentuan.
Baca juga: Aldila Sutjiadi bertemu Janice Tjen di perempat final WTA 250 Auckland
Lewat pukulan ace dan servis yang dominan, Janice/Caty akhirnya menaklukkan ganda Indonesia-Jepang tersebut dalam satu jam 34 menit dengan skor akhir 6-3, 5-7, 10-5, demikian catatan WTA.
Selanjutnya, Janice/Caty akan berhadapan dengan unggulan kedua Kristina Mladenovic/Guo Hanyu yang pengalahkan Magda Linette/Shuko Aoyama dengan straight set 6-1, 6-4.
Janice/Caty dijadwalkan bertemu dengan pasangan Prancis-China itu pada semifinal Kamis (8/1) pukul 05.30 WIB.
Janice juga turun di sektor tunggal, namun harus terhenti pada babak pertama, Selasa (6/1). Unggulan keenam itu dipaksa menyerah oleh petenis Inggris Sonay Kartal setelah berjuang melalui rubber set 1-6, 7-6(4), 3-6.
Janice mengakhiri tur WTA musim lalu dengan menyabet gelar tunggal dan ganda bersama Aldila dalam WTA 250 Chennai Open di India pada November.
Baca juga: Janice Tjen tempati unggulan kelima di WTA 250 Auckland
Petenis berusia 23 tahun itu mencatatkan prestasi gemilang pada 2025 dengan menembus peringkat ke-53 dunia, melampaui rekor terbaik Angelique Widjaja yang pernah berada di peringkat 55.
Janice juga menjadi runner up dalam debut tur WTA-nya di WTA 250 Sao Paulo, dan meraih gelar ganda WTA pertamanya bersama petenis Polandia Katarzyna Piter di WTA 250 Guangzhou.
Pada SEA Games 2025 Thailand, Janice mempersembahkan medali emas untuk Indonesia pada nomor ganda putri bersama Aldila, dan medali perunggu pada nomor tunggal putri.
Bersama Aldila, Priska Nugroho, Anjali Junarto, dan Meydiana Reinnamah, Janice juga sukses menyumbangkan medali emas untuk Merah Putih pada nomor beregu putri.
Baca juga: Fokus teknis di pramusim, Aldila Sutjiadi siap tatap laga pertama 2026





