JAKARTA, KOMPAS.TV – Pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah pada hari ketiga belas, Rabu (7/1/2026), dipusatkan di Pulau Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kapal tersebut tenggelam pada 26 Desember 2025 di perairan Labuan Bajo.
Hal itu disampaikan Gubernur NTT Melkiades Laka Lena dalam wawancara di program Kompas Petang Kompas TV, Rabu.
Dia mengatakan proses pencarian terkendala arus bawah laut yang cukup kuat.
“Yang pasti kan penemuan jenazah yang kemarin atau korban yang kemarin itu terjadi sudah juga bergerser dari titik awal ketika kapal tenggelam,” kata dia.
“Sekali lagi, karena arus, yang dilaporkan oleh teman-teman, arus di bawah memang cukup kuat, sehingga diperkirakan posisi kapal ataupun korban pasti akan ada pergeseran,” tambahnya.
Baca Juga: Satu Korban KM Putri Sakinah Belum Ditemukan, Gubernur NTT Ungkap Kemungkinan Perpanjangan Pencarian
Ia kemudian menjelaskan fokus area pencarian pada hari ini dan kemarin, Selasa (6/1/2026), yakni di Pulau Komodo. Meski demikian, hingga Rabu sore, satu korban belum ditemukan.
“Kemarin dan hari ini dipusatkan di Pulau Komodo dan belum ditemukan. Sekali lagi kami tunggu hasil rapat sore hari ini tentang perpanjangan waktu operasi ini apakah satu atau dua hari ke depan,” tuturnya.
“Nanti lokasi pencarian tentu akan difokuskan dengan data posisi kapal terakir yang bisa diperkirakan ada di mana,” tegasnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- gubernur ntt
- melkiades laka lena
- korban kapal tenggelam
- KM Putri Sakinah
- Labuan Bajo
- kapal tenggelam labuan bajo





