Taktik Total Football Ala Pelatih PSM Tomas Trucha Butuh Sentuhan Pemain Baru: Dari Bek hingga Winger 

harianfajar
1 hari lalu
Cover Berita

MAKASSAR, FAJAR – Skema permainan yang diterapkan pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, perlahan sudah mulai terbaca.

Sejak awal kedatangannya, dia sudah menegaskan tidak senang dengan pola permainan bertahan atau mengandalkan counter attack. Dia lebih senang menyerang dengan menguasai lebih banyak permainan.

Pola ini sempat berjalan lancar dalam tiga pertandingan pertamanya. Memang tipis 0-1 di kandang Dewa United, membantai PSBS lima gol tanpa balas, dan menang comeback 3-4 atas Persis Solo.

Namun setelah itu, semuanya buyar. Total football ala Trucha perlahan usang. Sebab dalam empat pertandingan setelahnya, tidak sekali pun PSM memenangkan pertandingan. Bahkan mereka membuang 11 poin dari empat laga yang mereka lakoni.

Itu bermula kalau mereka bertandang ke markas Persebaya Surabaya. Saat itu, PSM hanya membawa pulang satu poin saja setelah mengakhiri pertandingan lewat skor 1-1. Itu juga menjadi poin terakhir PSM hingga pekan ini.

Selebihnya, PSM selalu kalah. Tumbang 0-1 di kandang sendiri dari Malut United, kalah 1-0 di markas Persib Bandung, dan yang terbaru harus rela menelan epic comeback di markas Borneo FC.

Trucha sendiri mengakui, timnya bermain tidak konsisten di laga ini. Bahkan dia mengaku sempat menerapkan skema bertahan dan counter attack, sampai akhirnya kalah menyakitkan.

“Setelah unggul, kami berusaha mempertahankan itu dengan counter attack. Namun sayangnya, dalam 25 menit terakhir kami bermain tidak bagus dan mereka berhasil mencetak gol balasan,” ujarnya.

Setelah itu, dia kembali menyampaikan janji yang sama seperti sebelum-sebelumnya, berbenah dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. “Kami akan berbenah, mengevaluasi apa yang salah, mengupayakan agar tidak terjadi lagi,” imbuhnya.

Dia juga mengakui, tiga kekalahan secara beruntun bukan hal baik. Ini harus dibenahi dan kembali mendapatkan poin, agar tidak memberikan dampak yang lebih besar terhadap klub ke depan.

“Evaluasi tentu penting, karena kami sudah kalah tiga kali berturut-turut. Ini tidak bagus untuk semuanya, tidak bagus untuk pemain, tidak bagus untuk owner, tidak bagus untuk suporter, juga tidak bagus untuk pelatih,” ungkapnya.

Pengamat sepak bola Assegaf Razak menilai, evaluasi memang menjadi hal penting bagi sebuah tim. Akan tetapi, evaluasi yang dilakukan harus memberikan dampak baik dan signifikan juga terhadap klub.

“Evaluasi itu memang harus dilakukan. Jangankan kalah, menang pun harus ada evaluasi. Tetapi evaluasi juga harus jelas, jangan kesalahan yang sama terulang terus,” kata dia.

Mantan pelatih PSM Makassar itu juga menyampaikan, pelatih seharusnya lebih jeli dalam melakukan pergantian atau pun skema permainan. Sebab, pada laga kontra Borneo, Mufli Hidayat yang baru beberapa menit masuk menggantikan Rizky Eka, harus ditarik keluar dan digantikan lagi oleh Abdul Rahman.

Selain itu, keputusan untuk kembali menyerang penuh baru dilakukan pada menit-menit akhir. Abu Kamara baru dimainkan ketika pertandingan sudah memasuki menit ke-90+2.

“Itu juga penting, pengambilan keputusan yang dilakukan pelatih tidak boleh sembarangan. Apalagi di tengah pertandingan penting dan dalam kondisi tertinggal,” bebernya.

Namun begitu, dia menilai PSM masih punya kesempatan untuk memaksimalkan pencapaian. Termasuk evaluasi yang tepat menjelang putaran kedua akhir Januari mendatang.

“Tetapi kesempatan masih ada, peluang juga masih terbuka. Jadi harus evaluasi betul apa yang menjadi kesalahan, memaksimalkan kembali hal-hal yang belum maksimal, dan semoga bisa tampil lebih baik lagi,” harapnya. (wid)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kejagung Klarifikasi Kehadiran Penyidik di Kemenhut: Bukan Penggeledahan
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Penutupan Permanen Saluran Musik MTV Picu Lahirnya Situs Arsip Independen MTV Rewind pada Awal 2026
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Video: Penembakan Mematikan oleh Agen Imigrasi Amerika Picu Kemarahan
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kemehut Pastikan Ratusan Kayu Gelondongan Sisa Banjir Dimanfaatkan untuk Korban Bencana Sumatera
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Sempitnya Jalanan Sawangan, Warga Ingin Itu Diperlebar
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.