FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum angkat suara terkait laporan hasil survel global yang menempatkan kebahagiaan masyarakat Indonesia tertinggi di dunia.
“Ini hebatnya Indonesia. Yang membaca Kimia Kebahagiaan Al-Ghazali tidak banyak.
Yang fakir, miskin dan lontang-lantung masih banyak. Tapi, kata Presiden Prabowo, berdasarkan temuan sebuah survei, rakyat Indonesia juara 1 lomba Piala Kebahagiaan sedunia,” kata Anas Urbaningrum, Rabu (7/1).
Dia lantas mengungkap jika masyarakat Yogyakarta memiliki indeks kebahagiaan tinggi bahkan di atas rata-rata nasional. Padahal, UMP dan UMK tergolong rendah bahkan menjadi provinsi termiskin di pulau Jawa.
“Di Jogja misalnya, masyarakatnya dikatakan bahagia, meskipun UMP dan UMK tergolong rendah. Indeks Kebahagiaan Yogyakarya tinggi, bahkan di atas rata-rata nasional, walaupun merupakan provinsi termiskin di Jawa,” sebut Anas.
Dia lantas menyebut, kalimat miskin tapi bahagia tidaklah keliru. Namun dia menekankan agar kalimat itu tidak boleh mengelirukan. Pasalnya kalimat itu akan mengelirukan dan menyesarkan jika dijadikan dalih untuk tidak serius menekan angka kemiskinan di negara ini.
“Miskin tapi bahagia. Kalimat ini tidak keliru. Tetapi tidak boleh mengelirukan. Akan mengelirukan dan menyesatkan, jika dipakai sebagai dalih untuk tidak serius menekan angka kemiskinan, meningkatkan kemakmuran dan kemudian berpuas bekerja begitu-begitu saja,” tandasnya.
Karena itu, Anas Urbaningrum menegaskan masyarakat Indonesia harus mendukung dan mendesak pemerintah untuk bekerja keras, dengan dengan kebijakan yang tepat dan konsisten implementasinya, untuk memberantas masalah-masalah hidup rakyat, terutama kemiskinan, pengangguran, dan peminggiran.
“Miskin tapi bahagia musti diubah menjadi makin sejahtera dan bahagia. Itulah jiwa dan makna kemerdekaan yang sejatinya. Monggo Pak Prabowo dan seluruh tim kerja, sejarah indah menanti untuk dituliskan dengan nyata. Bisa!,” kuncinya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengaku terharu dengan hasil survei global yang menyebut masyarakat Indonesia sebagai paling bahagia di dunia.
“Di mana hampir 200 negara, negara yang rakyatnya setelah ditanya, menjawab bahwa rakyat tersebut mengalami bahagia. Negara yang paling nomor satu di dunia sekarang, rakyat yang mengatakan bahagia adalah bangsa Indonesia. Ini mengharukan bagi saya,” kata Prabowo dalam Perayaan Natal Nasional 2025 di Lapangan Tenis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1).
Kepala negara menilai, sikap masyarakat Indonesia tersebut mencerminkan keteguhan, rasa syukur, serta kekuatan nilai sosial dan budaya bangsa. Ia menegaskan, temuan survei tersebut menjadi pengingat sekaligus motivasi baginya untuk terus bekerja keras meningkatkan kesejahteraan rakyat di masa kepemimpinannya.
“Oleh karenanya, saya bersama pembantu-pembantu saya, bekerja sangat keras. Sudah satu tahun kita menerima tugas dari bangsa Indonesia,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kabinet Merah Putih yang mendampinginya dalam menjalankan program-program pemerintahan.
“Saya dibantu oleh pembantu-pembantu saya, orang yang saya akui adalah putra putri terbaik bangsa Indonesia,” pungkasnya. (fajar)



