Dua Madrasah di Sumbar Hanyut Tak Tersisa, Kegiatan Belajar Mengajar Digelar di Area Masjid

kompas.com
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agama menyampaikan, ada dua madrasah yakni MTs Selasar Air dan MTs Tarbiyah Islamiyah, di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang hanyut tak tersisa usai diterjang banjir.

Meski sudah tak ada lagi bangunannya, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) Madrasah terdampak bencana di Sumatera Barat tetap berjalan pasca banjir.

"Kedua MTs tersebut terdampak cukup berat dan MTs Selasar Air hanyut tak tersisa. Saat ini proses KBM dilaksanakan di area masjid," ujar Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno saat mengunjungi langsung ke MTs Selasar Air, Rabu (7/1/2026).

Di MTs Selasar Air dan MTs Tarbiyah Islamiyah, bantuan tersebut dimanfaatkan untuk menyiapkan kelancaran proses belajar mengajar dengan baik.

Baca juga: Kabupaten Agam Masih Tanggap Darurat, Berpotensi Terjadi Longsor Susulan

"Madrasah harus menjadi ruang belajar yang tangguh menghadapi bencana. Negara hadir tidak hanya saat darurat, tetapi juga memastikan pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran," ungkapnya.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=bantuan Kemenag, Kegiatan Belajar Mengajar, banjir sumatera barat, madrasah hanyut&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wNy8yMjU3MTEyMS9kdWEtbWFkcmFzYWgtZGktc3VtYmFyLWhhbnl1dC10YWstdGVyc2lzYS1rZWdpYXRhbi1iZWxhamFyLW1lbmdhamFyLWRpZ2VsYXI=&q=Dua Madrasah di Sumbar Hanyut Tak Tersisa, Kegiatan Belajar Mengajar Digelar di Area Masjid§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Suyitno menegaskan, keberlangsungan proses pembelajaran menjadi prioritas utama pemerintah, terutama di satuan pendidikan yang terdampak cukup parah.

"Bantuan yang disalurkan Kemenag difokuskan untuk pemulihan sarana prasarana agar madrasah dapat segera beroperasi normal dan peserta didik tidak kehilangan hak belajarnya," ujarnya.

Kemenag telah menyalurkan bantuan penanganan dampak bencana banjir pendidikan sebesar Rp 6,4 miliar untuk 64 madrasah dan RA di Sumatera Barat.

Baca juga: BMKG Temukan Potensi Tsunami di Agam Sumatera Barat, Ini Pemicunya

Rincian bantuan tersebut meliputi 22 Madrasah Negeri dengan total bantuan Rp 2,2 miliar; 29 Madrasah Swasta dengan total bantuan Rp 2,9 miliar, serta 13 RA dengan total bantuan Rp 1,3 miliar.

"Setiap lembaga penerima memperoleh Rp 100 juta, yang digunakan untuk rehabilitasi ringan, pengadaan sarana pendukung pembelajaran, serta pemulihan lingkungan belajar," jelasnya.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat sekitar, wali murid, dan pihak terkait yang secara gotong royong membantu madrasah untuk bangkit kembali.

"Kami terus mendukung agar fasilitas yang rusak segera diperbaiki melalui skema bantuan darurat maupun anggaran sarana prasarana," pungkasnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Upayakan Percepatan Pemulihan Daerah Bencana Menjelang Bulan Suci Ramadan
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kekalahan Sempurna PSM dari Persib, Malut, dan Borneo Harus Dibayar Lunas Saat Menjamu Bali United
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Terapis Spa Ditemukan Tewas di Kos Bekasi, Botol Pembersih Lantai Jadi Teka-teki, Berawal dari Firasat Ibu
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Pengelola Pasar Induk Kramat Jati Pastikan Perbaiki Tembok Jebol Usai Sampah Diangkut
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Mahasiswa Kembali Buang Sampah di Kantor Wali Kota Tangsel
• 10 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.