DIY, KOMPAS.TV - Salah satu pemain Kafi Jogja FC melakukan tendangan kungfu brutal hingga mengenai kepala pemain UAD FC saat menghadang bola di gelaran Liga 4 Piala Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta.
Aksi tidak sportif ini kini sedang diinvestigasi oleh Asprov PSSI Daerah Istimewa Yogyakarta.
Insiden tendangan kungfu kembali terjadi di gelaran Liga 4.
Kali ini, salah satu pemain Kafi Jogja FC melakukan tendangan kungfu brutal hingga mengenai kepala pemain UAD FC saat pertandingan Liga 4 Piala Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta di Lapangan Situmulyo, Piyungan, Bantul, Selasa kemarin.
Ironisnya, meski pelanggaran keras, wasit justru hanya mengganjar pemain tersebut dengan kartu kuning.
Manajer UAD FC, Ahid Mudayana, menyesalkan kejadian yang dialami salah satu pemainnya.
Manajemen UAD FC masih menunggu sikap dari Komdis dan Asprov PSSI DIY terkait keputusan atas aksi tidak sportif ini.
Asprov PSSI DIY langsung melakukan investigasi dan evaluasi. Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Komite Disiplin yang dapat memberikan keputusan atas kasus ini.
Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Komite Wasit terkait pengambilan keputusan wasit terhadap aksi tidak sportif ini.
Diharapkan putusan dari Asprov PSSI DIY terkait kasus ini nantinya dapat memberi efek jera bagi pelaku sehingga para pemain bisa menjunjung tinggi sportivitas dan saling menjaga keselamatan antarpemain.
#yogyakarta #sepakbola
Penulis : kharismaningtyas
Sumber : Kompas TV
- liga 4
- pssi diy
- sepak bola indonesia
- tendangan kungfu
- aksi brutal
- sportivitas





