Federico Barba Pamit dari Persib Bandung Pilih Klub Elite Yunani

eranasional.com
1 hari lalu
Cover Berita

Bandung, ERANASIONAL.COM – Kabar mengejutkan datang dari tubuh Persib Bandung. Bek tengah andalan asal Italia, Federico Barba, dipastikan meninggalkan Maung Bandung pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Keputusan ini sekaligus mengakhiri kiprah singkat namun berkesan sang pemain di Kota Kembang.

Mengutip laporan Radar Bali (Jawa Pos Group), Barba memilih untuk kembali berkarier di Eropa meski baru setengah musim membela Persib. Keputusan tersebut diambil bukan karena faktor teknis maupun performa di lapangan, melainkan alasan keluarga yang bersifat mendesak.

Kepastian hengkangnya Barba disampaikan langsung oleh sang pemain melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @fedebarba19, pada Senin (5/1/2026).

“Saya minta maaf harus meninggalkan kalian, tetapi kami harus kembali ke Eropa karena masalah keluarga yang serius. Saya tidak tahu di mana saya akan bermain, tetapi saya harus kembali demi kebaikan keluarga saya,” tulis Barba.

Secara kontrak, Barba sejatinya masih terikat dengan Persib hingga 31 Mei 2026. Namun kondisi keluarga di Italia membuat bek berusia 32 tahun itu harus mengakhiri kerja sama lebih cepat dari rencana awal.

Laga kontra PSM Makassar pada 27 Desember 2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi momen perpisahan manis bagi Barba. Dalam pertandingan tersebut, Persib meraih kemenangan tipis 1-0, sekaligus menjadi penampilan terakhir sang bek dengan seragam biru kebanggaan Bobotoh.

Sejak didatangkan pada awal musim 2025/2026, Barba langsung menjelma menjadi figur krusial di jantung pertahanan Persib. Pemain bernomor punggung 93 ini tampil konsisten dan menunjukkan kualitas bek Eropa yang komplet: kuat dalam duel, tenang menguasai bola, serta berbahaya dalam situasi bola mati.

Dalam 11 penampilan di BRI Super League, Barba sukses mencetak 3 gol, sebuah catatan impresif untuk seorang bek tengah. Ia juga menjadi pilihan utama di kompetisi Asia dengan tampil dalam 5 laga AFC Champions League 2.

Tak hanya itu, karakter kepemimpinan Barba membuatnya dengan cepat dipercaya mengenakan ban kapten, meski baru beberapa bulan bergabung. Hal tersebut menunjukkan betapa besarnya pengaruh sang pemain di ruang ganti Persib.

Sempat dikaitkan dengan kepulangan ke Italia untuk membela Pescara di Serie B, masa depan Barba akhirnya terjawab. Bek kidal tersebut dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Aris Thessaloniki FC, klub papan atas Super League Yunani.

Menurut laporan Sport Time Greece, Barba akan menandatangani kontrak berdurasi 1,5 tahun setelah menjalin komunikasi intens dengan direktur teknik Aris, Ruben Reyes.

Aris Thessaloniki bukan klub sembarangan. Bermarkas di kota Thessaloniki, klub berjuluk The Yellow-Blacks ini merupakan salah satu kekuatan tradisional sepak bola Yunani dan kerap tampil di kompetisi Eropa seperti UEFA Conference League.

Atmosfer Stadion Kleanthis Vikelidis yang terkenal fanatik dan intimidatif akan menjadi tantangan baru bagi Barba dalam melanjutkan kariernya di level Eropa.

Kepergian Barba, ditambah dengan dilepasnya William Marcilio, membuat Persib kini memiliki dua slot pemain asing kosong. Situasi ini memaksa manajemen bergerak cepat demi menjaga stabilitas tim asuhan Bojan Hodak di paruh kedua musim.

Setidaknya, tiga nama mulai mencuat sebagai kandidat potensial pengganti Barba di lini belakang.

1. Andrea Tiritiello (Italia)
Bek berusia 30 tahun yang saat ini memperkuat Virtus Entella dinilai memiliki profil paling mendekati Barba. Dengan tinggi badan 1,88 meter, Tiritiello dikenal agresif dalam duel udara dan produktif, terbukti dari 6 gol dalam 15 laga musim ini.

2. Alberto Rodriguez (Spanyol)
Nama yang sudah akrab bagi publik Bandung. Alberto merupakan pilar penting Persib saat menjuarai BRI Liga 1 2023/2024. Saat ini ia bermain bersama Mohun Bagan SG di India, namun peluang reuni terbuka karena situasi kompetisi Liga India yang belum stabil.

3. Gastón Avila (Argentina)
Opsi kelas atas datang dari bek muda berusia 24 tahun milik Ajax Amsterdam yang kini dipinjamkan dari Fortaleza EC. Avila pernah membela Boca Juniors dan memiliki kualitas teknik serta pengalaman internasional yang mumpuni. Jika berhasil didatangkan, ia berpotensi menjadi salah satu bek paling mahal dan bergengsi di liga.

Dengan jadwal padat dan target tinggi di liga maupun Asia, Persib tidak memiliki banyak waktu untuk beradaptasi. Keputusan soal pengganti Barba akan sangat menentukan keseimbangan skuad di sisa musim.

Satu hal yang pasti, meski hanya setengah musim, Federico Barba meninggalkan jejak positif dan kenangan manis bagi Persib dan Bobotoh. Kini, sorotan beralih ke langkah manajemen dalam menjaga ambisi Maung Bandung tetap berada di jalur juara.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Icel Kekasih Anrez Adelio Bawa Koper Persalinan ke Kantor Polisi saat Jalani Pemeriksaan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Persija Lepas Pemain Muda, Beri Slot untuk Kedatangan Ivar Jenner?
• 8 jam lalufajar.co.id
thumb
Wacana Pilkada di Pilih DPRD, Saiful Mujani: Ada Upaya Menginginkan Pemimpin yang Lemah
• 21 jam lalufajar.co.id
thumb
Dari Dapur Umum hingga Sekolah Darurat, Lazis Darul Hikam Menjaga Harapan Penyintas Sumatra
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
United Tractors (UNTR) Bidik Penjualan Alat Berat hingga 4.500 Unit 2026
• 14 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.