Jakarta, tvOnenews.com - Hampir 10 jam dicecar 73 pertanyaan saat diperiksa sebagai tersangka di Polda Metro Jaya, Richard Lee mengeluhkan kondisi kesehatannya karena merasa kurang enak badan.
Dia pun meminta pemeriksaan dihentikan sementara.
Adapun Richard Lee ditetapkan sebagai tersangka usai drama hukum antara dirinya dan Dokter Detektif (Doktif) atau Samira Farahnaz makin memanas.
Tak hanya saling lapor, konflik panjang keduanya menyeret Richard Lee ke status tersangka.
Hingga pada akhirnya Polda Metro Jaya menetapkan Richard Lee sebagai tersangka pada 15 Desember 2025. Penetapan tersangka tersebut terkait laporan dugaan pelanggaran perlindungan konsumen atas produk dan treatment kecantikan yang dilaporkan Doktif.
Richard Lee mendatangi Polda Metro Jaya pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB untuk diperiksa sebagai tersangka.
Proses pemeriksaan berlangsung maraton dan diselingi beberapa kali jeda.
Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Bidhumas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Reonald Simanjuntak mengatakan pemeriksaan sempat beberapa kali dihentikan sementara.
"Pada pukul 18.00 itu dihentikan sementara karena istirahat ya. Dilanjutkan lagi pada pukul 19.00. Kemudian pada pukul 19.00 diajukan lagi pemeriksaan, dilanjutkan lagi pemeriksaan dan tadi baru selesai pada pukul 22.00," kata Reonald, Kamis (8/1/2026).
Reonald menyebut kondisi Richard Lee tidak lagi memungkinkan untuk melanjutkan pemeriksaan.
Pasalnya, sambung dia, sekitar pukul 22.00 WIB yang bersangkutan mengeluhkan kurang enak badan.
Kuasa hukum Richard Lee mengajukan permohonan agar pemeriksaan dihentikan.
"Berdasarkan keputusan dari penyidik, pada pukul 00.00, penyidik memutuskan bahwa pemeriksaan dihentikan," ujarnya.
Meski begitu, penyidik menyebut proses pemeriksaan telah berjalan cukup jauh.
Hingga dihentikan, tersangka telah menjawab mayoritas pertanyaan yang disiapkan penyidik.
"Saat ini di pertanyaan 73 tadi. Nanti akan dijadwalkan kembali untuk melanjutkan pertanyaan sampai ke pertanyaan 85 yang akan dijadwalkan minggu depan ya atau nanti akan dijadwalkan di kemudian hari," pungkasnya. (Foe Peace Simbolon/VIVA/nsi)


