Polisi Gerebek Markas Penipu dan Judi Online Terbesar 5 Kota Rp 5,8 T

cnbcindonesia.com
1 hari lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi (REUTERS/Chalinee Thirasupa)

Jakarta, CNBC Indonesia - Polisi melakukan penggerebekan jaringan perjudian dan penipuan online terbesar di Vietnam. Dilaporkan 35 orang ditangkap dan total kerugian korban mencapai US$350 juta (Rp 5,8 triliun).

Mengutip AFP Kamis (8/1/2025), operasi sebenarnya dilakukan 31 Desember lalu. Ini melibatkan lima kota di utara Vietnam termasuk Hanoi.


Baca: Ada Apa Trump? Tiba-Tiba 'Ketar-Ketir' Takut Dimakzulkan

"Para tersangka menggunakan teknologi canggih untuk penipuan dan perjudian online," kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Geng tersebut menggunakan media sosial untuk mengiklankan barang yang dijual. Tetapi mereka tidak mengirimkan barang setelah uang ditransfer bahkan menghapus profil akun yang dimiliki.

Uang curian kemudian ditransfer lagi ke akun perjudian online untuk menghindari deteksi oleh pihak berwenang. Polisi menyita lima mobil dan 42 telepon seluler selama operasi serta membekukan 125 rekening di 16 bank.

Baca: Raja Salman Ngamuk! Jet Tempur Saudi Bom Yaman, 4 Tewas

Sebelumnya, polisi menangkap 22 tersangka Vietnam di Kamboja atas tuduhan penipuan serupa dalam operasi gabungan antara kedua negara. Ada 3.000 korban dalam kasus itu, dengan total kerugian US$285 juta.

Sejak 2020, menurut polisi, korban di Vietnam telah kehilangan US$1,5 miliar dalam lebih dari 24.000 kasus penipuan online. Di seluruh Asia Tenggara, , mengutip data badan PBB untuk Narkoba dan Kejahatan, geng kriminal telah menggunakan kasino, hotel, dan kompleks tertentu sebagai basis untuk melakukan penipuan siber yang canggih

Perlu diketahui, Kamboja menjadi tuan rumah puluhan pusat penipuan dengan puluhan ribu orang yang melakukan penipuan online, baik sukarela maupun korban perdagangan manusia. Industri ilegal itu bernilai miliaran dolar.

Baca: Konflik SARA Meluas Usai Masjid Dirusak, Pemerintah Tetapkan Jam Malam


(sef/sef)
Saksikan video di bawah ini:
Video: China Siap Dukung Gencatan Senjata Kamboja-Thailand

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Distribusi Mandek Sejak Pertengahan 2025, Bos Suzuki Ungkap Nasib Ertiga Hybrid
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Tinjau Banjir Kalsel, Gibran Tegaskan Komitmen Pemerintah Percepat Pemulihan
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menpora Jelaskan Alasan Bonus Medali Emas Diprioritaskan
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Bos Maybank (BNII) Bicara soal Spin Off Unit Usaha Syariah, Aset Menuju Rp50 Triliun
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Catat Jam Operasionalnya, Layanan Samsat Keliling Jumat Ini Ada yang Tutup Pukul 11.00 WIB
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.