MOSKOW, KOMPAS.TV - Rusia murka dua kapal tankernya disita oleh pasukan Amerika Serikat (AS) di Lautan Atlantik pada Rabu (7/1/2026).
Penyitaan tersebut dilakukan AS karena kedua kapal tanker tersebut dituduh terlibat operasi ekspor minyak Venezuela di Atlantik Utara dan Karibia.
Pasukan AS menaiki kapal Marinera berbendera Rusia setelah melakukan upaya pengejaran yang berlangsung hampir dua pekan saat kapal itu melintasi perairan antara Islandia dan Skotlandia.
Baca Juga: Anak WNI di Bawah Umur Ditangkap di Yordania Karena Aktivitas Mendukung ISIS, Ini Tindakan Kemlu
Angkatan Laut Kerjaan Inggris disebut-sebut memberikan dukungan logistik melalui udara dan laut dalam pengejaran tersebut.
Sedangkan kapal tanker kedua yang disita AS yakni M/T Sophia, yang dituduh melakukan aktivitas ilegal dan dinaiki di Karibia.
AS mengambil langkah penyitaan di tengah upaya memutus sebagian besar ekspor minyak mentah Venezuela usai penangkapan terhadap Presiden Nicaolas Maduro.
Dikutip dari BBC, Kamis (8/1/2026), Rusia mengutuk penyitaan kapal tanker yang berlayar menggunakan benderanya.
Mereka juga menuntut AS memperlakukan warga Rusia di atas kapal tersebut dengan layak, dan mengizinkan mereka kembali ke Rusia.
Kementerian Perhubungan Rusia menyatakan memang telah memberikan izin sementara kepada kapal-kapal tersebut untuk menggunakan bendera Rusia.
Penulis : Haryo Jati Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : BBC
- kapal tanker
- rusia
- amerika serikat
- as sita kapal tanker
- venezuela
- minyak




