Friceilda Prillea alias Icel buka suara soal kemungkinan damai usai diduga dihamili oleh pesinetron Anrez Adelio. Icel tegas menyatakan fokus utamanya saat ini bukan untuk berdamai, melainkan menuntaskan proses hukum yang ada.
Icel merasa saat ini bukan waktu yang tepat untuk membicarakan hal tersebut.
"Kalau buat saat ini sih aku masih menghargai proses hukum yang lagi berjalan. Kalau untuk perdamaian atau pertanggungjawaban menikahi itu bukan prioritas aku buat sekarang," tegas Icel di Polda Metro Jaya, Rabu (7/1).
Sikap Icel bukan tanpa alasan. Icel mengungkap komunikasi antara dirinya dengan Anrez telah terputus total sejak lama. Bahkan, selama berbulan-bulan masa kehamilannya, Icel berjuang sendiri tanpa ada iktikad baik dari pihak pria.
"Putus komunikasi kan udah dari aku (hamil) 3 bulan sampai sekarang. Enggak ada (komunikasi), sama sekali enggak ada," ungkap Icel.
Icel mengaku merasakan beban mental yang sangat berat. Ia harus menghadapi segala kesulitan secara mandiri, termasuk urusan persiapan kelahiran yang sudah di depan mata.
"Berat banget pastinya. 6 bulan ini berjuang sendiri, apa-apa sendiri tanpa ada yang bersangkutan di sebelah. Cuma ya mau enggak mau harus dihadapi, apalagi posisi sekarang itu lebih berat bolak-balik Jakarta-Bogor," keluh Icel.
Terkait laporan, Icel menegaskan tujuannya murni mencari keadilan bagi dirinya dan janin yang dikandungnya. Ia tidak ingin lagi terbuai dengan janji-janji atau tanggung jawab yang datang terlambat.
"Untuk mendapatkan keadilan pastinya. Aku berjuang di sini sekarang buat anak yang aku kandung ini. Kita lihat nanti hasil kepolisian aja ya," ucap Icel.
Senada dengan Icel, Santo Nababan selaku kuasa hukum menyerahkan segala kemungkinan kepada proses yang berjalan di kepolisian.
"Peluang damai? Perdamaian kami junjung tinggi kan. Kami juga enggak boleh mendahului bisa damai atau bagaimana itu ya, yang jelas yang terbaik lah buat Icel dan juga bayinya," ujar Santo Nababan.
Kasus ini bermula ketika Icel buka suara bahwa telah hamil anak dari Anrez. Karena tak ada pertanggungjawaban, Icel akhirnya melaporkan Anrez atas dugaan kekerasan seksual.
Icel melaporkan Anrez Adelio lewat Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang teregister di Polda dengan nomor LP/B/9510/XII/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA.


