Kepala BGN Dadan Hindayana dan Kepala Bappenas Rachmat Pambudy datang ke SDN Kalibaru 01 Cilincing. Keduanya ingin memastikan korban tabrakan mobil SPPG terus membaik.
Dadan mengatakan, ada 22 korban dalam insiden itu. Sebanyak 20 korban yang sudah beraktivitas normal, termasuk salah seorang guru, Maryono.
"Bapak gurunya harusnya masih istirahat tapi karena 2 minggu di rumah bosan dan dia lebih senang ada di tengah-tengah siswa jadi motivasinya luar biasa," kata Dadan di lokasi, Kamis (8/1).
Sementara, masih ada 2 orang yang harus menjalani perawatan intensif dan belum bersekolah. Dadan mengatakan, penanganan terhadap trauma para siswa juga masih terus dilakukan.
"Jadi kalau Anda lihat lapangan ini kan tadinya tidak biru ya tapi setelah kejadian langsung diberikan warna cat biru untuk menghilangkan trauma dan tim kami terutama dari kepolisian masih mendampingi mereka yang mengalami kejadian untuk menghilangkan trauma tersebut," jelas dia.
"Ya, kita dampingi terus supaya mereka bisa kembali normal dan melupakan kejadian tapi pastikan butuh waktu tapi saya lihat tadi yang ada mereka sudah kembali normal dan Alhamdulillah meskipun dikatakan ada cedera sedikit tapi mereka sekarang sudah kembali beraktivitas," tambah dia.
Dadan juga sempat berinteraksi dengan para siswa. Ada MBG dan berbagai bingkisan yang diberikan kepada para siswa.
Ada pula, hadiah bagi siswa yang doyan sayur. Dadan, menyebut, masih banyak anak-anak yang tidak doyan sayur sehingga hadiah ini diharapkan bisa jadi motivasi bagi siswa agar mau makan sayur, termasuk yang disediakan di paket MBG.
"Kita beri reward lah supaya yang lainnya termotivasi agar makanan yang sudah kita berikan termasuk serat itu harus dikonsumsi oleh anak-anak. Karena tahun 2026 ini tidak hanya intervensi yang kita berikan tapi kita sudah harus masuk di pendampingan edukasi di pendidikan terutama memilih makanan yang sehat selama 2026," ucap dia.



.jpeg)