JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon akan kembali membentuk tim untuk menulis buku sejarah.
Fadli menyebutkan, buku sejarah yang akan ditulis ini bersifat lebih tematik, salah satunya terkait Perang Kemerdekaan Indonesia tahun 1945 hingga 1950.
"Tahun ini, 2026 ini, kita juga akan membentuk satu tim atau beberapa tim untuk menulis sejarah Indonesia tahun 1945-1950, Perang mempertahankan kemerdekaan," kata Fadli dalam acara Refleksi 2025 dan Kebijakan 2026 di Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Fadli berharap, nantinya buku sejarah soal Perang Kemerdekaan Indonesia itu akan memiliki setidaknya 10 jilid.
Baca juga: Indonesia Punya Buku Sejarah Baru, Pakar UGM: Pelajaran di Sekolah Akan Berubah
"Ya mudah-mudahan bisa 10 jilid juga," ucap Fadli.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=fadli zon, penulisan sejarah, kerajaan nusantara , perang kemerdekaan Indonesia, Fadli Zon, Buku sejarah Indonesia, buku sejarah tematik&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wOC8xNTE3MTkzMS9mYWRsaS16b24tYWthbi1iZW50dWstdGltLXR1bGlzLWJ1a3Utc2VqYXJhaC1rZXJhamFhbi1oaW5nZ2EtcGVyYW5n&q=Fadli Zon Akan Bentuk Tim Tulis Buku Sejarah Kerajaan hingga Perang Kemerdekaan§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Selain akan menulis soal Perang Kemerdekaan Indonesia, Kementerian Kebudayaan juga menargetkan adanya buku sejarah khusus kerajaan asal Nusantara.
Untuk tahun 2026 ini, Fadli menargetkan agar setidaknya ada empat buku sejarah tematik yang diterbitkan yakni sejarah soal Perang Kemerdekaan, Kerajaan Majapahit, Kerajaan Sriwijaya, dan Kerajaan Samudera Pasai.
Baca juga: Fadli Zon: Buku Sejarah Indonesia Terbaru Segera Bisa Diunduh Gratis dalam Format PDF
"Kemudian juga sejarah kerajaan besar kita, Majapahit. Kemudian sejarah Sriwijaya. Dan juga sejarah dari Aceh, yaitu Kerajaan Samudera Pasai. Jadi mudah-mudahan kita bisa menghasilkan empat buku sejarah," ungkap dia.
Politikus Partai Gerindra ini juga ingin penulisan buku sejarah terus dilakukan dengan mengangat tema spesifik yang berbeda.
"Nanti tahun depan mungkin temanya lebih lain lagi ya. Jadi tematik, lebih tematik ke depan," kata Fadli.
Baca juga: Fadli Zon Tegaskan Pemerintah Tak Intervensi Sejarawan saat Tulis Buku Sejarah Indonesia
Buku sejarah IndonesiaDiketahui, Kementerian Kebudayaan yang dipimpin Fadli Zon telah meluncurkan buku berjudul "Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global" pada 14 Desember 2025.
Buku tersebut disusun oleh 123 sejarawan yang berasal dari 34 perguruan tinggi yang meringkas perjalanan Indonesia dari masa prasejarah hingga Reformasi.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon berharap buku "Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global" dapat menjadi rujukan penting dalam memahami perjalanan panjang Indonesia.
"Kalau sejarah kita ditulis secara lengkap mungkin harusnya 100 jilid kalau mau ditulis secara lengkap. Jadi ini adalah highlight dari perjalanan," ungkap Fadli dalam peluncuran buku, di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Minggu (14/1/2026).
Adapun buku tersebut berisi 10 jilid yang merangkum perjalanan Indonesia dari fondasi awal Nusantara hingga Reformasi.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang




