Netizen Lebih Percaya Pandji daripada Spanduk Ormas

fajar.co.id
22 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Viral di Media Sosial (Medsos) aksi unjuk rasa yang diduga dilakukan oleh sekelompok organisasi masyarakat (Ormas) buntut dari materi stand up komedi Pandji Pragiwaksono.

Dilihat dari unggahan akun Instagram, @folkshitt, sedikitnya puluhan orang yang disebut massa ormas berdemo di depan kantor Kemkomdigi, Jakarta.

Menurut massa aksi, berdasarkan tulisan spanduk yang mereka bawa, materi balas budi yang dituduhkan Pandji merupakan fitnah dan menyesatkan.

“Menyadarkan masyarakat tidak perlu merendahkan,” tertulis pada salah satu spanduk.

“Komedi bukan tameng kezaliman,” tulis pada spanduk yang lainnya.

Hanya saja, alih-alih pendemo mendapatkan simpati publik, netizen justru berpihak kepada salah seorang founder Stand Up di Indonesia itu.

Bisa disaksikan pada lebih dari 5 ribu komentar, mayoritas di antaranya memberikan komentar pedas kepada pendemo.

“Berapa bayaran mereka nih?,” tanya salah seorang netizen.

Tidak berhenti di situ, terdapat juga akun yang menimpali dengan mengatakan bahwa berkat materi Stand Up Pandji, terbuka lapangan pekerjaan dadakan.

“Pandji membuka lapangan pekerjaan,” ucap yang lain menyinggung dugaan massa bayaran.

Tidak kalah menarik perhatian, salah seorang akun menyayangkan betapa mudahnya rakyat Indonesia disetir untuk menyerang sesama rakyat.

“Sedih, Sakin miskinnya rakyat gampang banget disogok buat nyerang sesama rakyat. Asal bisa makan hari ini,” sesalnya.

Sebelumnya, Pandji menegaskan, Mens Rea tidak dibuat untuk menyerang kelompok atau pihak tertentu.

Dikatakan Pandji, banyak orang keliru memahami arah materi yang ia bawakan di atas panggung.

“Orang berpikir Mens Rea itu dibikin untuk nyenggol ini, nyenggol itu,” ujar Pandji dikutip pada Selasa (6/1/2026).

Namun, ia menekankan bahwa sasaran utama dalam spesial show tersebut justru adalah masyarakat luas.

“Yang disenggol oleh Mens Rea, rakyat Indonesia,” tegasnya.

Pandji menjelaskan, sejak awal hingga akhir pertunjukan, materi stand up yang ia bawakan bertujuan untuk mengajak penonton lebih sadar akan peran mereka dalam sistem demokrasi.

“Dari awal sampai akhir, materi stand up dalam Mens Rea itu untuk bikin semua orang yang tahu dia adalah bagian dari negara demokrasi untuk lebih baik menjadi bagian dari demokrasi,” katanya.

Ia juga menyinggung soal kondisi politik nasional yang kerap dipersoalkan publik.

Kata Pandji, situasi politik tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada elite atau lembaga negara semata.

“Gua ngerasa kondisi politik kita itu sebenarnya tanggung jawab kita juga,” ucapnya.

Pandji menekankan, masyarakat sering kali gemar menyalahkan DPR dan pemerintah tanpa bercermin pada realitas bahwa wakil rakyat merupakan cerminan dari masyarakat itu sendiri.

“Cuma kita sering banget, ih salah ini, salah ini, DPR kacau. Lah DPR kan rata-rata rakyat,” Pandji menuturkan.

“Ia melanjutkan, Kan perwakilan rakyat, rata-rata rakyat kayak gitu ya lu dapet orang kayak gitu,” tambahnya.

Karena itu, Pandji mengajak masyarakat untuk mulai berbenah jika menginginkan perubahan dalam dunia politik.

“Kalau nggak pengen dapat orang kayak gitu, yah benahi diri kita. Gue jamin sejamin-jaminnya,” timpalnya.

Terkait Mens Rea, Pandji mengklaim pertunjukan tersebut dirancang agar bisa dinikmati oleh semua kalangan, baik yang paham politik maupun yang awam.

“Orang nggak ngerti politik, masuk Mens Rea, keluar ngerti. Gue jamin. Belum tentu suka, tapi ngerti,” terang dia.

(Muhsin/fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jaksa Sebut Nadiem Makarim Galau dan Suudzon Hadapi Sidang Kasus Chromebook
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Kecelakaan Kerja, Peternak Sapi di Kabupaten Pasuruan Dapat Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp37 Juta
• 19 jam lalurealita.co
thumb
Jika Ronaldo Pensiun, Real Madrid Siapkan Laga Perpisahan
• 20 jam lalugenpi.co
thumb
Jumat ini harga emas Antam naik Rp7.000 jadi Rp2,577 juta per gram
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Pencarian Korban Hilang Banjir Bandang di Sitaro Terus Dilakukan, Akses Wilayah Terisolasi Dibuka
• 3 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.