Menhaj Tekankan Tata Kelola Haji 2026 Dilakukan Transparan dan Akuntabel

idxchannel.com
1 hari lalu
Cover Berita

Menhaj menekankan tata kelola penyelenggara haji 2026 bakal dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Menhaj Tekankan Tata Kelola Haji 2026 Dilakukan Transparan dan Akuntabel (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) menekankan tata kelola penyelenggara haji 2026 bakal dilakukan secara transparan dan akuntabel. 

Hal itu ditekankan Gus Irfan, seiring instruksi Presiden Prabowo Subianto. Sehingga, pengawasan penyelenggaraan haji tahun ini melibatkan banyak pihak. Dengan terlibatnya banyak pihak untuk pengawasan, dia berharap tata kelola penyelenggaraan haji bisa jauh dari praktik penyimpangan.

Baca Juga:
IHSG Sempat Tembus 9.000, Purbaya: Sinyal Kepercayaan Investor Terhadap Ekonomi RI

"Karena itu di Kementerian Haji ini kami ditemani dengan berbagai pihak dari luar, dari aparat perhukum yang masuk menjadi bagian. Dari KPK ada yang masuk dan Kejaksaan juga ada. Semuanya dalam rangka untuk memastikan bahwa proses haji bisa berlangsung dengan transparan dan akuntabel," ujar Gus Irfan dalam acara di Asrama Haji di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Transparansi dan akuntabilitas disebut Gus Irfan, menjadi kunci tata kelola penyelenggaraan haji. Hal ini akan berdampak pada kebaikan jemaah haji. 

Baca Juga:
Menhaj Sebut Transportasi hingga Akomodasi Haji 2026 Hampir Siap 100 Persen

"Pemerintah ingin memastikan bahwa pelayanan pelaksanaan haji bisa berjalan yang aman, nyaman, dan tenang dalam menjalankan beribadah," ujar dia.

Implementasi transparansi dan akuntabilitas yang dikatakan Gus Irfan dimulai dari segala proses pengadaan barang dan jasa penyelenggaraan haji 2026. Sehingga, publik juga bisa mengikuti perkembangannya secara terbuka atau bahkan ikut dalam lelang tender. 

Baca Juga:
RMK Energy (RMKE) Bidik Pendapatan Rp4,1 Triliun Sepanjang 2026

Menurut Irfan, tidak ada praktik titip-menitip untuk kepentingan pihak tertentu. Preseden masa lampau penyelenggaraan haji menjadi refleksi bagi pemerintah untuk memperbaiki tata kelola. 

"Mungkin beberapa waktu yang lalu ada banyak masalah yang terkait dengan integritas dan transparansi tapi hari ini insya Allah kita upayakan semaksimal mungkin transparansi dan integritas menjadi salah satu kunci kita. Termasuk dalam hal penyediaan layanan, termasuk dalam hal penentuan syarikat, semuanya kita lakukan dengan transparan, kita lakukan dengan open bidding," katanya. 

Baca Juga:
Prabowo Serahkan Bonus ke Atlet Peraih Medali SEA Games

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Anak Muda, Negara, dan Masa Depan yang Dipertaruhkan
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Urgensi Koperasi Sekunder KDKMP agar Tidak Masuk Jurang
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bursa Transfer AC Milan: Rencana Belanja Igli Tare Januari Ini, Beli Bek Baru untuk Rossoneri dan 2 Nama Sudah Disiapkan
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Januari 2026: Ini 5 Lokasi, Syarat, dan Biayanya
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Purbaya Curhat Disentil Prabowo: Apa Kita Mau Dikibulin Terus Orang Pajak dan Bea Cukai?
• 1 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.