Menkes: Masyarakat Tak Usah Panik Super Flu, Sudah Puluhan Tahun Kita Temui

kumparan.com
21 jam lalu
Cover Berita

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat tak panik dengan kemunculan super flu.

Menurutnya flu ini adalah flu yang sebelumnya puluhan tahun ditemui.

"Penting buat teman-teman wartawan, jangan sampai membuat masyarakat panik, karena ini adalah flu yang sudah puluhan tahun kita temui di dunia dan di Indonesia," kata Budi Gunadi saat membuka ground breaking pembangunan gedung Central Medical Unit (CMU) RSUP Dr Sardjito, Kamis (8/1).

Budi mengatakan super flu berbeda dengan COVID-19 yang pernah mewabah di Indonesia.

"Super flu ini sebenarnya influenza yang sudah lama ada virusnya. Beda dengan COVID. COVID itu kan virus baru. Jadi daya tubuh kita belum ada karena nggak kenal. Kalau Super flu itu, sebenarnya influenza A, istilahnya. Ini sudah ada, sudah ada puluhan tahun. Nama virusnya, H3N2. Itu sudah ada puluhan tahun. Cuma ini varian baru," katanya.

"Kan teman-teman ingat kan, COVID mulainya Alfa, terusnya ke Beta, ada Delta yang mematikan, terusnya ke Omicron. Nah, ini (super flu) adalah varian K, kita ngomongnya, sub-plate K atau varian K dari H3N2. Karena dia lama, apa bedanya dengan COVID yang baru? Artinya, daya tahan tubuh kita, imunitas tubuh kita udah kenal virus ini," katanya.

Seharusnya tak ada yang perlu dikhawatirkan. Asalkan kondisi tubuh sehat, makan, tidur, dan olahraga teratur.

"Yang bagusnya juga, kita udah sangat tahu bagaimana cara pencegahannya. Artinya, ya kalau semuanya sebelah-sebelahnya sehat, ya enggak usah pakai masker. Tapi kalau udah ada sebelahnya yang batuk-batuk, pilek-pilek, ya pakai masker. Sama, yang rajin cuci tangan," katanya.

Sampai saat ini juga tak ada laporan orang meninggal dunia karena super flu.

"Belum ada yang dilaporkan meninggal karena ini memang flu seperti biasa yang kita sehari-hari," pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
B40 pangkas impor solar dan tekan emisi hingga 38,88 juta ton CO2e
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Ada Program B40, Impor Solar RI Turun 3 Juta Ton di 2025
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Korupsi Dana Desa Rp 500 Juta, Kades di Pandeglang Bikin Pembelanjaan Fiktif
• 20 jam laludetik.com
thumb
Ramalan Keuangan Shio Sabtu, 10 Januari 2025: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Permintaan EV Lesu, LG Energy Solution Proyeksi Rugi Rp1,4 Triliun di Akhir 2025
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.