Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI, Prabowo Subianto, memberikan perhatian khusus kepada atlet-atlet berlatar belakang TNI yang meraih medali di SEA Games 2025.
Dalam agenda pemberian bonus di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026), Prabowo secara langsung memerintahkan Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, menaikkan pangkat para atlet berprestasi.
“Yang dari TNI berapa orang? Tiga orang. Terima kasih. Panglima TNI, sudah naik pangkat mereka? Jadi perwira,” kata Prabowo dalam sesi tanya jawab dengan Panglima TNI.
Dari beberapa atlet TNI peraih medali emas tercatat Muhammad Alfi Kusuma (taekwondo), I Made Sastra Dharma (judo), dan Rizki Juniansyah (angkat besi).
Kemudian Medali Emas Berkuda, tim yang terdiri dari Brayen Nathan Brata-Coolen, Raymen Kaunang, Dirga Wira Ramadhan Saputra, dan Arserl Rizki Brayudha.
Nama Rizki menjadi sorotan khusus karena sukses memecahkan rekor dunia pada nomor clean and jerk serta total angkatan kelas 79 kg putra.
“Saya dapat laporan Panglima TNI menaikkan pangkat atlet ini (Rizki Juniansyah) dua tingkat, dari letnan dua langsung kapten. Karena Anda mengangkat nama kehormatan bangsa di kancah dunia,” ujar Prabowo.
Selain peraih emas, terdapat atlet-atlet TNI yang menyumbang medali perak dan perunggu seperti Trisnarmanto (menembak) dan Vera Febrianti (pentathlon).
Keputusan Prabowo untuk mendorong kenaikan pangkat dinilai sebagai bentuk penghargaan negara atas kontribusi atlet TNI yang turut membawa Indonesia menempati runner up klasemen SEA Games 2025.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengumumkan nilai bonus bagi para atlet. Pemerintah memastikan peraih medali emas individu menerima Rp1 miliar, sementara kategori beregu mendapat Rp500 juta per orang.
Bonus diberikan bersamaan dengan pengumuman penghargaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Kebijakan ini mempertegas sikap pemerintah memberikan penghargaan besar bagi atlet nasional, terutama mereka yang memiliki latar militer dan berprestasi di kancah internasional. (agr/iwh)




