Banjar, Kalsel (ANTARA) - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka membantu proses pemulihan psikologi dan mental anak-anak korban terdampak banjir di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis.
Saat mengunjungi korban banjir, Gibran bersosialisasi dengan anak-anak di tenda pengungsian di Posko Puskesmas Sungai Tabuk, menyapa sejumlah anak-anak yang hingga saat ini masih mengungsi di posko tersebut.
“Anak-anak yang mengungsi di sini usia berapa rata-rata ini,” kata Gibran saat menyapa anak-anak yang antusias menunggu sejak pagi hari.
Gibran didampingi sejumlah pejabat pusat dan jajaran pemerintah daerah di kabupaten itu, menyempatkan waktu bernyanyi dan berdialog untuk menghibur mereka yang mengungsi sudah sepekan lebih.
Selain bersosialisasi dengan anak-anak korban banjir, Gibran membuka ruang dialog bersama ribuan korban banjir yang berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar, 5.000 korban terdampak masih mengungsi.
Dalam pemulihan mental anak-anak, di hadapan Gibran, para relawan meluangkan waktu untuk bercerita dan berdongeng, dengan nuansa belajar sambil bermain.
Setelah meluangkan waktu dengan anak-anak, Gibran membagikan sejumlah buku dan alat tulis kepada anak-anak yang mayoritas merupakan anak dari kalangan usai dini hingga sekolah dasar.
Setelah itu, Wapres meninjau dapur umum yang menyediakan sekitar 5.000 porsi makan per hari untuk para korban banjir di Posko Puskesmas Sungai Tabuk.
Baca juga: 116.027 warga dan 22.991 rumah terdampak banjir di Banjar-Kalsel
Baca juga: Mensos beri dukungan psikososial bagi korban banjir di Banjar-Kalsel
Baca juga: Wapres Tinjau Wilayah Terdampak Banjir di Balangan dan Banjar
Saat mengunjungi korban banjir, Gibran bersosialisasi dengan anak-anak di tenda pengungsian di Posko Puskesmas Sungai Tabuk, menyapa sejumlah anak-anak yang hingga saat ini masih mengungsi di posko tersebut.
“Anak-anak yang mengungsi di sini usia berapa rata-rata ini,” kata Gibran saat menyapa anak-anak yang antusias menunggu sejak pagi hari.
Gibran didampingi sejumlah pejabat pusat dan jajaran pemerintah daerah di kabupaten itu, menyempatkan waktu bernyanyi dan berdialog untuk menghibur mereka yang mengungsi sudah sepekan lebih.
Selain bersosialisasi dengan anak-anak korban banjir, Gibran membuka ruang dialog bersama ribuan korban banjir yang berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar, 5.000 korban terdampak masih mengungsi.
Dalam pemulihan mental anak-anak, di hadapan Gibran, para relawan meluangkan waktu untuk bercerita dan berdongeng, dengan nuansa belajar sambil bermain.
Setelah meluangkan waktu dengan anak-anak, Gibran membagikan sejumlah buku dan alat tulis kepada anak-anak yang mayoritas merupakan anak dari kalangan usai dini hingga sekolah dasar.
Setelah itu, Wapres meninjau dapur umum yang menyediakan sekitar 5.000 porsi makan per hari untuk para korban banjir di Posko Puskesmas Sungai Tabuk.
Baca juga: 116.027 warga dan 22.991 rumah terdampak banjir di Banjar-Kalsel
Baca juga: Mensos beri dukungan psikososial bagi korban banjir di Banjar-Kalsel
Baca juga: Wapres Tinjau Wilayah Terdampak Banjir di Balangan dan Banjar




