Pemerintah Ingatkan Warga Tak Salahgunakan Gelondongan Kayu Banjir Sumatera

detik.com
20 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkap gelondongan kayu yang terbawa banjir bandang kini dimanfaatkan warga untuk memperbaiki rumah. Ia mengaku telah melihat langsung warga menggunakan gelondongan kayu, seperti di Langkahan, Aceh Utara.

"Di samping itu juga masih sudah sekarang pun sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Saya sudah melihat sendiri di Langkahan (Aceh Utara), yang banyak kayu-kayu itu sudah banyak dipakai masyarakat untuk ada yang memperbaiki rumahnya, dipotong-potong," ujar Tito di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

Baca juga: Bareskrim Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Gelondongan Kayu Saat Banjir Sumut

Gelondongan Kayu itu, kata Tito, bukan hanya digunakan untuk memperbaiki rumah. Tetapi juga memperbaiki sarana lain seperti sekolah dan masjid.

"Ada juga yang untuk bangun pagarnya, kemudian untuk perbaikan masjid, untuk perbaikan sekolah dan sarana publik lainnya," kata Tito.

Baca juga: Waka Komisi V DPR Dorong Percepatan Lahan Huntap Korban Bencana Aceh-Sumatera

Tito mengatakan tak ada larangan warga memanfaatkan gelondongan kayu untuk memperbaiki rumah hingga fasilitas umum. Asalkan sesuai prosedur dan tidak disalahgunakan.

"Ya prinsipnya sesuai prosedur lah. Artinya kayu-kayu itu sedapat mungkin digunakan kembali untuk kepentingan pembangunan ini, untuk rehabilitasi rekonstruksi ini ya, dimaksimalkan seperti itu. Cuma prosedurnya jangan sampai melanggar," ujarnya.




(eva/eva)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Anak Usaha PPRE Kantongi Kredit Senilai Rp1,3 Triliun dari BBRI
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Rafael Leao selamatkan AC Milan dari kekalahan kontra Genoa
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Penyebab Macet Parah di Cakung Semalam, Kendaraan Sampai Matikan Mesin
• 5 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Sudah Teken Aturan Terbaru DHE SDA, Dolar Eksportir Wajib Disimpan di Himbara
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Wujudkan Resolusi 2026, Opus Park Hadirkan Hunian One-Stop Living Berstandar Jepang di Sentul City
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.