Pengalaman teman kumparan jadi Afiliator hingga Dapat Cuan Tambahan

kumparan.com
1 hari lalu
Cover Berita

Saat ini, media sosial sudah jadi bagian dari keseharian banyak orang. Mulai dari untuk sekadar scroll timeline, upload konten, sampai berbagi postingan lucu ke orang terdekat. Dari kebiasaan itulah, nggak sedikit yang akhirnya kepikiran buat nambah penghasilan dengan jadi afiliator.

Lewat profesi ini, kamu bisa dapat komisi dari setiap penjualan yang masuk lewat link afiliasi. Nggak heran kalau profesi afiliasi makin dilirik, soalnya bisa dikerjain secara online dan waktunya cukup fleksibel.

Besaran komisi afiliator juga beragam, tergantung program yang diikuti. Dikutip dari laman Investopedia, komisi afiliasi umumnya berada di kisaran 5% hingga 50%, dengan sistem pembayaran per klik, per penjualan, atau per lead.

Nah, beberapa teman kumparan ternyata juga sudah menjajal langsung dunia afiliasi dan punya pengalaman yang beragam, lho. Yuk, kepoin cerita mereka di bawah ini.

Pengalaman teman kumparan jadi Affiliator

teman kumparan Nadia Putri (24) mengaku mulai terjun sebagai afiliator sejak pertengahan 2024. Semuanya berawal dari keisengannya melihat konten review produk di TikTok yang diselipi link afiliator.

Seiring waktu, Nadia pun mulai fokus mempromosikan produk kecantikan dan kebutuhan harian, seperti skincare, body care, sampai peralatan rumah tangga berukuran kecil. Menariknya, semua produk yang ia promosikan adalah barang yang memang ia gunakan sehari-hari.

“Produk-produk itu memang aku pakai sendiri, jadi lebih gampang buat jelasin kelebihan dan kekurangannya secara jujur,” tuturnya.

Menurut Nadia, kunci utama buat mulai jadi afiliator adalah konsistensi dan kejujuran. Ia menekankan pentingnya nggak asal promosi hanya karena produknya sedang viral. Selain itu, fokus pada satu niche dan membangun kepercayaan juga jadi hal penting, karena hasilnya memang nggak bisa didapat secara instan.

Cerita berbeda datang dari Kevin Jonathan (27). Ia mengaku merasa jenuh dengan rutinitas kantoran yang dijalaninya setiap hari. Dari situlah Kevin memutuskan untuk banting setir menjadi afiliator di akhir 2024.

Kerennya lagi, teman kumparan asal Jakarta Utara ini punya strategi cerdas dalam memilih produk yang mau dipromosiin.

“Aku fokus ke produk-produk yang cepat dibeli impulsif, kayak botol minum, lampu tidur, alat dapur kecil, sama aksesoris meja kerja. Produk kayak gini harganya nggak mahal dan gampang dijelasin manfaatnya dalam waktu singkat,” jelasnya.

Dari pengalamannya, produk-produk tersebut justru lebih cepat laku dibandingkan barang dengan harga mahal. Kevin juga membagikan tips buat kamu yang ingin mulai jadi afiliator.

“Penting buat ngerti jam posting, hook di 3 detik pertama, dan jangan kebanyakan hard selling. Orang lebih suka cerita jujur daripada iklan yang terlalu maksa,” tutur Kevin.

Sementara itu, teman kumparan Farhan Alif Ramadhan (26) mengaku dirinya mulai menggeluti dunia affiliate lewat cara yang cukup sederhana. Semuanya berawal dari kebiasaannya membagikan link produk ke teman-teman terdekat saat menemukan barang yang menurutnya bagus.

“Awalnya cuma dari kebiasaan share link ke teman-teman dekat setiap kali nemu barang yang menurutku bagus. Dari situ aku baru sadar kalau sekarang ada sistem affiliate yang memungkinkan kita dapat komisi dari hal-hal kecil kayak gitu,” ungkapnya.

Farhan sendiri banyak bermain di kategori lifestyle dan kebutuhan harian, mulai dari fashion basic, tas, hingga perlengkapan kecil buat kerja dan kuliah. Ia juga menyarankan agar nggak buru-buru ngejar cuan, tapi fokus dulu membangun branding serta gaya komunikasi yang sesuai dengan karakter diri sendiri.

Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Partai Demokrat Bakal Gelar Perayaan Natal Nasional 2026, Momentum Doa bagi Keselamatan Bangsa
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Benarkah Terlalu Banyak Konsumsi Gula Bisa Melemahkan Tulang?
• 13 jam lalubeautynesia.id
thumb
BPK Masih Hitung Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Penyuap Bupati Nonaktif Ponorogo Sucipto Segera Diadili
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.