Kepala BGN Klaim Kasus Keracunan Program MBG Turun Drastis, Ini Datanya

idxchannel.com
1 hari lalu
Cover Berita

Badan Gizi Nasional (BGN) mengklaim kasus keracunan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami penurunan signifikan.

Kepala BGN Klaim Kasus Keracunan Program MBG Turun Drastis, Ini Datanya. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Badan Gizi Nasional (BGN) mengklaim kasus keracunan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami penurunan signifikan.

Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, berdasarkan data internal BGN, terjadi tren penurunan tajam kasus keracunan MBG sejak Oktober 2025. Pada bulan tersebut, tercatat sebanyak 85 kejadian.

Baca Juga:
Mulai Awal 2025, Program MBG Menjangkau 55,1 Juta Penerima Manfaat

Angka itu kemudian turun menjadi 40 kejadian pada November 2025, dan kembali menurun drastis menjadi 12 kejadian sepanjang Desember 2025.

"Di Desember itu selama satu bulan kejadian tersisa 12 kejadian, dan kami targetkan sesuai instruksi Pak Presiden untuk terus memperbaiki kualitas agar terjadi zero defect di tahun 2026 sambil terus kita meningkatkan jumlah dan tingkat pelayanan," ujarnya di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga:
Prabowo Minta Kepala BGN Tingkatkan Disiplin Prosedur MBG

Menurutnya, penurunan kasus tersebut merupakan hasil dari perbaikan berkelanjutan terhadap kualitas layanan dan pengawasan program. Sebab, pihaknya terus melakukan pembenahan di berbagai aspek pelaksanaan MBG, seiring dengan upaya mengejar target 82,9 juta penerima manfaat pada 2026.

Baca Juga:
Kepala BGN Lapor Ada 15 Kasus Program MBG di Desember 2025, Begini Respons Prabowo

Selain perluasan cakupan, kata Dadan, BGN juga menyiapkan sertifikasi dan akreditasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk meningkatkan standar layanan.

"Di tahun 2026 ini kita akan terus kejar target 82,9 juta, sambil terus memperbaiki diri untuk sekaligus melakukan sertifikasi akreditasi, sehingga kita akan bisa mengelompokkan SPPG berbasis kualitas layanan dan itu akan mempengaruhi terhadap berbagai hal, dan kami kejar target agar seluruhnya unggul sehingga makanan yang dihasilkan tidak hanya membuat anak menjadi tumbuh sehat, cerdas, kuat dan ceria tapi juga aman dikonsumsi," kata dia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Targetkan Produksi 7,85 Juta Ton Batu Bara, Emiten Tambang Harry Tanoesoedibjo Ajukan RKAB ke ESDM
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Memulai tahun dengan ibadah, 8 artis Tanah Air yang bertolak ke Tanah Suci di awal 2026
• 3 jam lalubrilio.net
thumb
Demonstrasi Meluas di Iran Akibat Krisis Ekonomi, Akses Internet Padam
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Evaluasi Keras Allegri Usai AC Milan Ditahan Genoa: Soroti Mentalitas Terburu-buru dan Kurangnya Kematangan Taktis
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
WEF 2026 Digelar di Davos, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir
• 23 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.