Pasuruan (beritajatim.com) – Auditorium Mpu Sindok menjadi saksi bisu pengambilan sumpah ratusan pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan pada Kamis siang. Agenda besar ini menandai langkah awal penyegaran birokrasi di bawah kepemimpinan Bupati Rusdi Sutejo pada awal tahun 2026.
Sebanyak 297 aparatur sipil negara secara resmi menerima jabatan baru yang terdiri dari berbagai tingkatan eselon. Komposisi tersebut meliputi 16 pejabat eselon II, 105 pejabat eselon III, hingga 176 orang yang mengisi posisi eselon IV.
Pergeseran posisi pada tingkat pejabat tinggi pratama menjadi salah satu poin utama dalam agenda pelantikan kali ini. Di antaranya adalah Rakhmat Syarifudin yang berpindah tugas memimpin Dinas Ketenagakerjaan setelah sebelumnya menjabat sebagai Inspektur.
Perubahan juga menyentuh sektor pemberdayaan desa dengan ditunjuknya Eka Wara Brehaspati sebagai Kepala DPMD yang baru. Ia menggantikan posisi Agus Mashadi yang kini dipercaya untuk menakhodai Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pasuruan.
Selain rotasi jabatan, Pemkab Pasuruan juga mulai memberlakukan penggabungan beberapa instansi menjadi satu dinas terpadu. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan kini resmi dipimpin oleh drh. Ainur Alfiah sebagai otoritas tunggal.
Sektor pelayanan kesehatan juga tidak luput dari penyegaran melalui pergantian pucuk pimpinan di Dinas Kesehatan. dr. Arma Roosalina resmi dilantik menjadi Kepala Dinas Kesehatan menggantikan dr. Ani Latifah yang kini menjabat Kepala Dinsos P3A.
Penyegaran organisasi ini dilakukan bupati sebagai langkah nyata dalam mengimplementasikan perubahan Perda SOTK yang telah disepakati. “Kita laksanakan perubahan nomenklatur organisasi baru dan penggabungan untuk efektivitas responsibilitas OPD,” tegas Bupati Rusdi Sutejo.
Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi ini juga memberikan instruksi khusus bagi pejabat Sekretariat DPRD dan Badan Pendapatan Daerah. Tri Agus Budiharto resmi mengisi kursi Sekretaris DPRD, sementara Lilik Widji Asri dipercaya memimpin Bapenda Pasuruan.
Di tingkat wilayah, gerbong mutasi ini turut membawa wajah-wajah baru untuk mengisi posisi camat di beberapa titik strategis. Nama-nama seperti Eddy Santoso dan Zaki Yamani kini masing-masing resmi menjabat sebagai Camat Bangil dan Camat Sukorejo.
Mas Rusdi menekankan bahwa jabatan baru ini harus menjadi pemantik semangat untuk meningkatkan taraf hidup warga Pasuruan. “Semoga amanah dan dapat memberikan energi baru dalam pelayanan publik serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Mas Rusdi dalam sambutannya.
Kecepatan dalam menangani keluhan warga menjadi indikator utama yang akan dipantau langsung oleh orang nomor satu di Pasuruan tersebut. Para pejabat diminta tidak kaku dalam bekerja dan selalu menempatkan aduan masyarakat sebagai prioritas kerja harian.
Melalui restrukturisasi ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap birokrasi menjadi lebih ramping, namun memiliki fungsi pelayanan yang lebih lincah. “Kami berharap pejabat bisa responsif cepat dalam menerima aduan dari masyarakat,” pungkas bupati mengakhiri arahannya. (ada/kun)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5450778/original/080041100_1766184841-kpk_bekasi.jpg)



