Trimegah Asset Management Bukukan AUM Rp58,4 Triliun Sepanjang 2025

bisnis.com
1 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Lonjakan dana kelolaan atau asset under management (AUM) industri reksa dana sepanjang 2025 turut mengerek kinerja sejumlah manajer investasi di Tanah Air. Trimegah Asset Management menjadi salah satu yang mencatat pertumbuhan signifikan, dengan total AUM menembus Rp58,4 triliun pada akhir 2025.

Direktur Utama Trimegah AM Antony Dirga, menerangkan pertumbuhan yang signifikan telah terjadi terhadap total dana kelolaan Trimegah sepanjang 2025. Pada periode itu, Trimegah bahkan mampu membukukan total AUM senilai Rp58,4 triliun.

“Kami bersyukur di 2025, Trimegah Asset membukukan pertumbuhan AUM sebesar 77%, di atas rata-rata industri 35%. Kami menutup tahun 2025 dengan AUM reksa dana sebesar Rp58,4 triliun,” katanya saat dihubungi Bisnis, Kamis (8/1/2026).

Berdasarkan data Bareksa, pertumbuhan AUM reksa dana milik Trimegah memang terjadi secara signifikan sepanjang 2025. Pada Desember 2024 misalnya, Trimegah hanya mampu membukukan AUM senilai Rp32,93 triliun dan hanya mencerminkan kenaikan 0,76% YoY.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Baru pada tahun lalu, total dana kelolaan Trimegah meningkat signifikan dan menjadi yang tertinggi sejak 2011 saat Trimegah mendapatkan izin melakukan kegiatan usaha sebagai manajer investasi di pasar modal Indonesia.

“[Pertumbuhan dana kelolaan] terkait dengan berkurangnya ketidakpastian global dan melonjaknya likuiditas keuangan di pasar modal kita,” katanya.

Baca Juga

  • Adu Daya Tarik Reksa Dana Pendapatan Tetap vs SBN Ritel pada 2026
  • Kuda-Kuda Manajer Investasi di 2026 Usai AUM Reksa Dana Cetak Rekor
  • Eastspring Indonesia Ungkap Strategi Reksa Dana Saham pada 2026

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat AUM industri reksa dana sebagai yang tertinggi pada Desember 2025. Tidak hanya dibandingkan tahun lalu, torehan total AUM tersebut bahkan jauh melampaui realisasi sejak 2020.

Untuk diketahui, total AUM industri reksa dana pada Desember 2025 mencapai Rp679,18 triliun, meningkat 3,38% month-on-month (MoM) dari realisasi Rp656,96 triliun pada November 2025. Bahkan, bertumbuh 35,04% year-on-year (YoY) dari realisasi Rp502,92 triliun pada Desember 2024.

Kinerja AUM industri reksa dana sebetulnya cukup bergejolak sepanjang 2025. Sempat menyentuh level terendahnya pada Januari 2025 senilai Rp493,95 triliun, AUM industri reksa dana perlahan-lahan tumbuh menjadi Rp505,83 triliun pada April 2025.

Tumbuhnya AUM reksa dana pada April sejalan dengan amblesnya kondisi pasar saham Tanah Air saat itu. Alhasil, investor memilih untuk mempercayakan asetnya kepada manajer investasi dengan harapan mampu mendulang return yang lebih baik ketimbang pasar saham.

Hal itu tampak dari pertumbuhan reksa dana saham dari posisi Rp67,49 triliun pada Maret 2025 dan menjadi Rp69,83 triliun saat pasar saham mencatatkan koreksi yang dalam.

Memasuki Oktober 2025, dana kelolaan industri reksa dana telah mencapai level Rp621,67 triliun. Berlanjut pada November 2025 mencapai Rp656,96 triliun dan Desember di level Rp679,18 triliun.

_______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kemenkop Dukung Pemulihan Pasca Bencana di Sumatera
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
OJK: "Love scam" jadi tren kejahatan finansial yang sedang meningkat
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Golkar: Koalisi Permanen Bisa Terjadi
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Hasil Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri ke Semifinal usai Singkirkan Unggulan India
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Sistem Parkir Digital Dinilai Perkuat Akuntabilitas dan Transparansi Daerah
• 6 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.