Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun transportasi massal monorel yang menghubungkan Ragunan dengan Setu Babakan, Jakarta Selatan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur untuk mengurai kemacetan sekaligus mempermudah akses wisatawan menuju Perkampungan Budaya Betawi.
"Nanti orang-orang kalau mau ke Ragunan harus naik monorel. Rencananya, kalau memang kita rencana bikin monorel, akan saya tarik sampai ke sini," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Unit Pengelola Kawasan (UPK) Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 8 Januari 2026.
Baca Juga :
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi Buntut Materi 'Mens Rea'
Rano menjelaskan penggunaan monorel dipilih karena dinilai ramah lingkungan dan tidak mengganggu kenyamanan satwa di Taman Margasatwa Ragunan. Selain itu, transportasi ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk akses masuk Setu Babakan yang selama ini kerap mengalami kepadatan kendaraan, terutama pada akhir pekan.
"Infrastruktur sini kan ya kita tahu lah, temen-temen lihatlah datang ke sini kan jalan sempit, segala macam, macet suasana. Apalagi ini kalau hari Minggu membludak, jadi itu harus dicari jalannya ya," jelas Rano.
Saat ini, Pemprov DKI tengah menyusun desain wacana tersebut secara bertahap agar dapat segera direalisasikan. Proyek ini berjalan beriringan dengan pengembangan kawasan Setu Babakan sebagai pusat pelestarian budaya Betawi. Rano juga mewacanakan pembentukan lembaga pendidikan khusus atau institut tentang Jakarta di kawasan tersebut.
Tiang monorel yang mangkrak di Jalan HR Rasuna Said. Foto: Metrotvnews.com/Adinda Vinka.
"Harus ada lembaga pendidikan di sini dan kalau sanggar tempat latihan itu sudah ada. Bukan universitas, tapi misal seperti institut tentang Jakarta," imbuh Rano.
Di sisi lain, pengelola Taman Margasatwa Ragunan bersama Pemprov DKI juga tengah mematangkan rancangan induk (masterplan) revitalisasi yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027. Revitalisasi ini bertujuan meningkatkan mutu pelayanan dan fasilitas bagi masyarakat luas.


