VIVA – Penyerahan bonus secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada atlet dan pelatih peraih medali SEA Games ke-33 Thailand 2025 menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam mendukung kemajuan olahraga nasional.
Momen tersebut menjadi simbol kehadiran negara dalam memberikan apresiasi nyata kepada para pahlawan olahraga yang telah berjuang mengibarkan Merah Putih di ajang olahraga terbesar Asia Tenggara.
Presiden Prabowo secara langsung menyerahkan bonus kepada atlet dan pelatih dalam sebuah acara resmi di Istana Negara, Jakarta, Kamis 8 Januari 2025.
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, menilai langkah Presiden Prabowo sebagai bentuk perhatian luar biasa terhadap atlet Indonesia.
Menurutnya, kehadiran langsung Kepala Negara memberi makna tersendiri bagi para peraih prestasi.
“Kehadiran Presiden Prabowo menyerahkan langsung bonus kepada atlet dan pelatih menunjukkan perhatian yang sangat besar terhadap putra-putri terbaik olahraga Indonesia. Ini bukan sekadar soal nominal, tetapi soal penghargaan negara,” ujar Okto.
Okto menambahkan, langkah tersebut mencerminkan kehadiran negara dalam menghargai perjuangan atlet dan pelatih yang telah mengorbankan waktu, tenaga, serta dedikasi tinggi demi prestasi bangsa.
“Negara hadir, tidak hanya memberi apresiasi, tetapi juga memastikan penghargaan itu diterima secara layak dan tepat waktu,” tegasnya.
Lebih lanjut, Okto mengungkapkan pencairan bonus yang dilakukan hanya 14 hari setelah penutupan SEA Games 2025 merupakan hasil sinergi kuat antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan olahraga nasional.
Ia menyebut, kebijakan bonus kali ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di SEA Games.
Capaian gemilang di SEA Games Thailand 2025 dinilai sebagai fondasi penting menuju agenda multievent internasional berikutnya, seperti Asian Games Nagoya 2026, Youth Olympic Games Dakar 2026, hingga Olimpiade Los Angeles 2028.
“Prestasi ini membuktikan bahwa ketika seluruh elemen olahraga Indonesia bergerak bersama dengan tata kelola yang baik, atlet mampu bersaing dan berprestasi secara berkelanjutan,” lanjut Okto.
Indonesia menorehkan sejarah dengan finis di peringkat kedua klasemen akhir SEA Games 2025, raihan terbaik sejak 1995. Tim Merah Putih mengoleksi 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu, melampaui target awal 80 medali emas.


