Pantau - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus menyatakan bahwa lebih dari 62 kasus superflu telah terdeteksi di Indonesia, namun ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir karena kasus tersebut masih berada dalam batas aman.
Wamenkes: Superflu Bukan Penyakit Baru dan Masih Bisa Dikendalikan"Superflu aman, kalau enggak salah, superflu itu influenza A (H3N2) subclade K, itu terjadi pertama kali di Amerika. Maka, untuk hari ini kasus di Indonesia kan baru 62 yang diperiksa secara laboratorium ya, untuk vaksinnya kita biasa aja, vaksin (influenza) seperti biasa," ungkapnya usai meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 1 Jakarta pada Kamis, 8 Januari 2026.
Benjamin juga menambahkan bahwa peningkatan kasus flu hanya terjadi pada masa peralihan musim.
"Tapi ingat, hari ini kasus flu sudah turun jauh selama dua bulan ini. Dua minggu terakhir kan juga sudah makin turun, jadi flu itu selalu memuncak di awal musim," ia mengungkapkan.
Menurutnya, tren kasus flu, termasuk superflu, telah menurun signifikan dalam dua bulan terakhir.
Menkes: Superflu Tidak Mematikan, Tetap Jaga ImunitasMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin turut memberikan penjelasan terkait superflu atau influenza A (H3N2) subclade K.
"Jadi nggak usah khawatir bahwa ini seperti COVID-19 mematikannya. Tidak. Ini adalah flu biasa. Influenza H3N2," ujarnya.
Ia menekankan bahwa penyakit tersebut sudah ada sejak lama dan tidak bersifat mematikan seperti COVID-19 atau tuberkulosis (TBC).
Budi menjelaskan bahwa superflu, seperti flu biasa, bisa kambuh kembali dan cenderung meningkat di negara empat musim saat musim dingin.
"Itu sebabnya di negara-negara tersebut ada vaksin influenza setiap tahun yang mereka suntikkan," katanya.
Di Indonesia, peningkatan kasus tidak terlalu tinggi karena tidak memiliki musim dingin ekstrem.
Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat.
Budi menyarankan masyarakat agar cukup beristirahat dan rutin berolahraga sebagai langkah pencegahan flu, termasuk superflu.



